Pencapaian  Good University Governance melalui Pembinaan dan Penguatan Sumber Daya Manusia

Pencapaian Good University Governance melalui Pembinaan dan Penguatan Sumber Daya Manusia

Sebagai kunci penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, pengelolaan Sumber Daya Manusia menjadi prioritas pemerintah. Kemenpan RB mengeluarkan misi ASN berkelas dunia yang harus dicapai.

“Kemenpan RB sudah menetapkan Smart ASN 2024, berdasarkan UU 5 tahun 2105, ASN terbagi dua yaitu   PNS dan PPPK. Birokrasi pada perguruan tinggi lebih unik dibandingkan dengan biro tempat lainnya di Kementerian Agama, karena juga ada dosen dan tenaga kependidikan,”ujar Dr. H. Saefuddin, M.Ed  Kepala Biro Kepegawaian Kemenag RI dalam rapat kerja UIN STS Jambi, Jum’at (24/01/2020).

Saefudin melanjutkan, Kementerian Agama memiliki budaya kerja yaitu Profesionalitas, integritas, inovasi, keteladanan, dan tanggung jawab. ASN Perguruan Tinggi dibawah naungan Kementerian Agama haruslah lebih unggul dari ASN di kantor-kantor lainnya.

Untuk itu, sebagai langkah percepatan penataan ASN, Kemenpan RB juga menerapkan prinsip

  1. Integritas: kemampuan untuk comply dengan semua normative or rules atau peraturan
  2. Komitmen Kebangsaan: Pemahaman perjuangan kemerdekaan dan komitmen terhadap 4 pilar. Jika dalam kementerian agama maka pada moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan produk unggulan kementerian agama terkait masalah kebangsaan.
  3. Wawasan Global : memahami persoalan-persoalan kemanusiaan, seperti deforestration, genocide, kemudian kemampuan ICT dan berbahasa asing. Tuntutan pasti berbeda dengan dosen. Mereka harus mempunyai standar minimal seperti dalam penguasaan bahasa.
  4. Hospitality: sebagai salah satu cirri dari ASN yang kemampuan hospitality, exellece services, kepedulian terhadap orang-orang yang dilayani. Contoh jika ada tamu kebingungan bisa langsung dilayani tanpa harus menunggu.
  5. Networking Capabilty: Memiliki jaringan yang luas
  6. Enterpreneship: berani mengambil resiko, dinamis, antusiasme yang tinggi, problem solver.

“Dengan adanya pembinaan dan penguatan ASN di perguruan tinggi, tentu akan mudah mewujudkan good university governance,”tutup Saefuddin.