Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dalam Mewujudkan Good University Governance

Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dalam Mewujudkan Good University Governance

Pengawas Internal dilakukan oleh Irjen Kemenag. Dan jumlah pengawas sangat terbatas. Sehingga Satuan Pengawas Internal (SPI) yang ada di universitas ditunjuk oleh Rektor untuk mendampingi dan mereview yang kegiatan yang ada di kampus.

“Optimalkan peran SPI, sebab Kemenag RI memiliki satuan kerja yang banyak yaitu 4593 satker. 11 unit eselon pusat berada di Jakarta. Selain perguruan tinggi dan kanwil kita juga mempunyai asrama haji, dan balai diklat kepegawaian. Kita juga punya kakamenag. Belum lagi berupa madarasah-madrasah. Kita harus Komitmen dalam melakukan perbaikan-perbaikan,”kata Drs. H. Muhammad Tambrin, M.Pd Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenag RI dalam rapat kerja UIN STS Jambi di Hotel Lumire, Jum’at (24/01/2020).

Untuk mewujudkan perguruan tinggi yang akuntabel, meskipun bisa dilakukan oleh eksternal seperti BPK RI. Maka diambil sampling. Untuk eselon pusat dilakukan audit menyeluruh. Audit Inpektorat lebih rinci dan akurat karena dia lebih tahu. Kepada para auditor lebih ditekankan kepada pembinaan, pendampingan dan perbaikan.

“Dalam melaksanakan pengawasan itu, kita menerapkan prinsip keadilan, Konsolidasi diperlukan dalam perbaikan-perbaikan, Nirlaba,yaitu nilai bisnis, dan tranparansi,”jelas M. Tambrin.