UIN Bersama Konsultan World Bank Pelajari Pengembangan Hutan Kampus

UIN Bersama Konsultan World Bank Pelajari Pengembangan Hutan Kampus

Seiring dengan telah dibuka jalan Lingkar kampus (RIngroad) UIN STS Jambi yang melingkari Hutan kampus diatas area 68 Hektar. UIN STS Jambi mencoba mengkaji bersama konsultan World Bank (Bank Dunia perwakilan Indonesia) peluang kerjasama untuk pengembangan penelitian berbasis entrepreneuship.

Terbukti sore kemaren Selasa 19 Februari 2020 Wakil Rektor 2 As’ad Isma dan kepala Biro AAKK Mahbub Daryanto mengajak Ridwansyah konsultan World Bank untuk meninjau langsung area hutan kampus UIN STS Jambi.
As’ad Isma menyampaikan pengembangan UIN kedepan dengan menggandeng pihak lain untuk bekerjasama dengan UIN STS Jambi. Salah satunya mengajak konsultan World Bank untuk melihat secara langsung peluang apa yang bisa dibangun dalam lahan kampus seiring lahan ini akan dijadikan ekowisata kampus. Ucapnya

Lanjutnya, Guna mempertemukan para peneliti, mahasiswa dan pelaku usaha dalam aktivitas pendidikan, penelitian dan pengembangan agar memberi manfaat bagi kesejahteraan bangsa dan berharap wahana hutan kampus ini mendoong mulainya beraneka inovasi berbasis riset dan teknologi,”Ujar As’ad Isma”.Pihak world bank ridwansyah mengungkapkan banyak hal yang bisa kita kerjasamakan terutama pada program penelitian berbasis Intrepenuarshif menjadi hasil penelitian produktif.
Menurutnya hutan yang ada dalam kampus UIN STS Jambi cocok dijadikan sceance and Tekhno Park, disamping ekowisata juga dijadikan wahana penelitian para dosen UIN dan program ini banyak peluang kerjasama yang bisa dibangun dengan pihak luar.
Kita mengharap kedepan hasil penelitian para peneliti insan cendikia UIN STS Jambi akan menjadi pilar pengembangan masyarakat produktif. Ucapnya