69 Asesor Ikuti Pelatihan Laporan Kinerja Dosen (LKD)

69 Asesor Ikuti Pelatihan Laporan Kinerja Dosen (LKD)

Guna meningkatkan kualitas penilaian Laporan Kinerja Dosen (LKD) oleh para asesor, LPM UIN STS Jambi kembali menggelar pelatihan asesor LKD di Aula Lantai II Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), 22 – 23 Februari 2020. Para peserta yang diundang merupakan para asesor senior dan dosen UIN STS Jambi berpangkat lektor kepala.

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Rektor UIN STS Jambi yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. As’ad Isma, M.Pd dan menghadirkan pemateri dari Jakarta yang mana saat ini sebagai Pusdatin Kementerian Pertahanan yaitu Fran Hay, S.Kom.

Wakil Rektor II mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terlaksana serta diikuti secara baik oleh seluruh peserta. Sebab dosen yang menjadi asesor LKD nanti akan bertugas membantu rektor menilai kinerja seluruh dosen yang ada di UIN STS Jambi.

“Saat ini UIN STS Jambi terus berkembang dalam upaya peningkatan tidak hanya infrastrukturnya tetapi juga pengembangan SDM nya sehingga kedepannya UIN STS Jambi menjadi perguruan tinggi yang berkualitas,Ucapnya”

Ia melanjutkan kedepan menginginkan agar LKD ini sudah terintergarsi menjadi satu kesatuan sehingga dapat berjalan dengan baik dan ini dibutuhkan kerja keras dari teman-teman LPM dan tujuan melalukan evaluasi dalam rangka memperbaiki system yang lebih baik lagi ”Harap As”ad”.

Ketua LPM Dr. Dian Mursyidah, M.Ag, dalam laporannya memaparkan kegiatan ini adalah Pelatihan Asesor LKD yang merupakan tindak lanjut dari kegiatan rekrutmen asesor yang telah dilaksanakan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) pada bulan agustus 2019, yang mana pada saat itu rekrutmen asesor berjumlah 44 orang dan sudah mendapatkan nomor induk registrasi asesor (NIRA) yang mana sebelumnya UIN STS Jambi memiliki 28 asesor, 3 orang sudah meninggal dunia, secara keseluruh ada 69 asesor.

Lanjutnya, adapun jumlah dosen yang bersertifikat dari jumlah dosen kita 411 orang berjumlah 229 orang yang bersertifikat dan dari data yang dikirmkan 1 orang asesor menilan 7-8 dosen yang mana sudah menjadi angka yang ideal untuk seorang asesor menilai.