UIN Harus Menjadi Lokomotif

UIN Harus Menjadi Lokomotif

 

Memulai kegiatan awal pekan ini, Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.Ph.D melanjutkan kegiatan monitoring ke Perpustakaan dan UPT Teknnologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD). Didampingi Wakil Rektor dan Kepala Biro,  Rektor UIN STS Jambi Rektor memaparkan visi misi UIN Jambi selama 4 tahun ke depan, Senin (13/7).

“Kita ingin punya kampus yang berwibawa, tertib, indah, bersih, sehat, disiplin, aman, nyaman, toleran, moderat, dan menjadi model ikutan masyarakat,”ujar Rektor.

Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.Ph.D mengatakan selama ini perguruan tinggi idealnya bekerja dalam tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian. Dengan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, UIN STS Jambi mampu mengubah seluruh masyarakat lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.

“Perguruan Tinggi harus menjadi lokomotif, yang lebih dulu bergerak. Dengan semangat moderasi islam, kita ingin alumni mempunyai wawasan, enterpreunership. Perpustakaan juga harus ada yang berkaitan dengan enterpreneurship untuk menunjang mahasiswa tidak hanya dalam pendidikan tetapi juga pelatihan dalam bidang mewujudkan salah satu misi UIN STS Jambi,”ungkapnya.

Sementara itu Kepala UPT TIPD Aris Dwi Nugroho, dalam laporannya menyampaikan kinerja dan kendala yang dihadapi UPT TIPD selama masa kerja di era pandemic covid-19.

“Pandemi Covid-19 menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi sivitas UIN STS Jambi. Walaupun dengan kondisi yang minim kami terus berusaha memberikan layanan yang terbaik terutama dalam menghadapi masa covid-19,”jelas Aris Dwi Nugroho.

Dengan semakin bergeraknya kampus kita menuju go internasional tentunya Informasi Teknologi merupakan suatu hal yang sangat penting yang perlu kita kuat bersama karena sebagian besar semuanya membutuhkan layanan dari IT. Dengan adanya monitoring ini diharapkan bisa menyampaikan kekurangan yang ada di TIPD, diantaranya SDM, memperkuat layanan, memperkuat server dan Penambahan jalur listrik.

Kepala UPT Perpustakaan Isnaini menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan perpustakaan selama periode pandemic covid-19.

“Pelayanan perpustakaan saat ini belum maksimal akibat covid-19, tetapi dalam masa itu repository sudah mencapai 84% dari target. Pengolahan koleksi perpustakaan yang sudah dipublikasi dan didistribusikan ke fakultas perbaikan,”katanya.

Isnaini melanjutkan kegiatan perpustakaan secara online didukung jaringan internet yang baik oleh TIPD. “Perpustakaan sudah menghimpun koleksi e-book sebanyak 100% dari target otomatisasi, hanya saja saat ini perpustakaan terkendala server yang mati total dan dalam perbaikan agar dapat diakses dari mana saja,”tutupnya.