Rektor : Peningkatan Ranking di SINTA, Prestasi Luar Biasa

Rektor : Peningkatan Ranking di SINTA, Prestasi Luar Biasa

LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi gelar Pra Workshop Penulisan Ilmiah untuk Jurnal Bereputasi pada hari Selasa (14/07). Kegiatan ini diadakannya untuk mendengarkan berbagi pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah, juga bagaimana cara mendaftarkan penelitian, dan apa saja yang perlu disiapkan dan nanti apa yang akan didapatkan dari workshop yang akan diadakan pada bulan Agustus nanti.

Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.,Ph.D, mengatakan kegiatan workshop yang akan dilaksanakan pada Agustus nanti akan meningkatkan ranking universitas kita.

“Workshop yang akan kita laksanakan bulan Agustus nanti, merupakan salah satu dari program yang amat sangat penting. Hal ini berkaitan dengan visi misi kita ke depan, alat ukur performance indikator kinerja kita sebagai lembaga perguruan tinggi saat ini agar kita diakui internasional, diantaranya di time education, QS World University ranking,  webometrics, dan  di Indonesia ada Sinta (Science and Technology Index),”ujar Rektor melalui aplikasi zoom.

Rektor menambahkan, saat ini dengan menggunakan rujukan jurnal di sinta adalah alat untuk melihat seseorang bekerja atau tidak. Saat ini UIN STS Jambi berada pada rangking 234, dibandingkan 3 tahun terakhir kita berada pada peringkat 464, maka terjadi peningkatan yang luar biasa.

“Peningkatan ranking kita di shinta adalah prestasi yang luar biasa. Untuk itu saya mendorong seluruh dosen tanpa terkecuali, kita akan membuat konferensi internasional. Ada banyak bahasan penelitian, seperti bagaimana Indonesia menghadapi covid-19 dari aspek sosial, politik, pendidikan, agama, lingkungan hidup, pajak, gaji, konflik agama dan sebagainya bisa masuk dan terbit dalam jurnal terindeks scopus,”lanjutnya.

Antusiasme peserta cukup tinggi dalam mengikuti pra workshop ini, terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar mencapai 88 orang selain berasal dari dosen UIN STS Jambi,  juga dosen Universitas Jambi, dan UIN Imam Bonjol.