1680 Mahasiswa UIN STS Jambi Mengikuti KKN Gelombang II

1680 Mahasiswa UIN STS Jambi Mengikuti KKN Gelombang II

Sebanyak 1680 mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata gelombang kedua, Rabu (15/07) melalui aplikasi zoom.

Ketua LPPM UIN STS Jambi Ayub Mursalin memaparkan tentang pelaksanaan KKN tahun ini, Apabila pada masa normal, mahasiswa peserta Kukerta diturunkan langsung ke masyarakat secara berkelompok, maka pada masa pandemii Covid-19, mereka disarankan untuk melaksanakannya secara online (daring) dengan beberapa tema yang telah ditentukan, baik berbasis media sosial maupun keilmuan program studi. Keterlibatan mahasiswa di tengah-tengah masyarakat memang sangat dimungkinkan, namun dengan mempertimbangkan beberapa ketentuan yang sangat ketat, di antaranya kegiatan harus fokus pada pencegahan Covid-19, harus bergabung dengan gugus depan pencegahan dan penanggulangan Covid-19, khususnya di desa tempat mereka tinggal, dan dalam pelaksanaannya harus memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pihak yang berwenang.

“Perubahan pola Kuliah Kerja Nyata dari regular ke daring tersebut dimaksudkan tidak lain untuk pertama memfasilitasi para mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya lebih cepat; dan kedua, untuk melatih dan meningkatkan kepedulian dan kepekaan para mahasiswa sebagai agent of social change terhadap persoalanpersoalan kekinian yang dihadapi oleh masyarakat,”ujar Ketua LPPM UIN STS Jambi itu.

Kuliah kerja nyata daring di masa kenormalan baru, mahasiswa UIN STS Jambi dapat mengikuti dengan format kegiatan. KKN-DR (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) dapat diwujudkan melalui penguatan sikap moderasi beragama, pemahaman terhadap relasi agama dan kesehatan (sains) dengan tepat, pembuatan portal konsultasi keagamaan, pendampingan tata kelola pemerintahan desa, pendampingan lembaga pendidikan, dan peningkatan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial (Video conference, Youtube, Instagram, Twitter, WA dan Facebook). Dan KKN-KS (Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial), dapat diwujudkan melalui keterlibatan aktif di masyarakat secara langsung untuk: a. Pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di masyarakat desa yang dikerjasamakan dengan kementerian/lembaga dan/atau gugus tugas resmi, termasuk pada PTKI masing-masing di bawah pengendalian dan pengawasan pihak berwenang serta memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah;  b. Penguatan manajemen masjid desa yang berkelanjutan;  c. Pendampingan terciptanya lingkungan desa sehat bebas wabah yang berkelanjutan; d. Penguatan daya tahan ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan.