Presentasi Hasil Penelitian : Ibnu Taimiyah, Genealogi, Penalaran, dan kontribusinya Dalam Penafsiran Alquran

Presentasi Hasil Penelitian : Ibnu Taimiyah, Genealogi, Penalaran, dan kontribusinya Dalam Penafsiran Alquran

D.I. Ansusa Putra adalah dosen Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Menyelesaikan Pendidikan S-1 di Universitas Al Azhar, Mesir, S-2 dan S-3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Minat risetnya adalah studi Alquran dan tafsir, serta filsafat islam.

Pada presentesi hasil penelitian kelima yang digagas oleh LPPM,  D.I. Ansusa Putra akan memaparkan tentang Ibnu Taimiyah, Genealogi, Penalaran, dan kontribusinya Dalam Penafsiran Alquran, Kamis (16/07).

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Dakwah UIN STS Jambi mengatakan beberapa mazhab keislaman fundamentalis merujuk Ibnu Taimiyah sebagai syaikhul islam yang ditampuk menjadi peletak dasar gerakan salafi modern.

“Sebenarnya topik Ibnu Taimiyah ini menjadi sangat urgent karena kadang-kadang orang salah paham dengan posisi beliau sebagai seorang ulama. Ibnu Taimiyah berhasil memadukan dua model interprestasi yang bersandarkan pemahaman pada Alquran dan Sunnah,”jelasnya.

Dalam berbagai bukunya Ibn Taimiyah membuat sebuah kaedah baru tentang ayat-ayat teologi yang disebutnya dengan “al Haqi al Lughawiyah”. Ibn Taimiyah menafsirkan ayat-ayat yang menyebut Allah dengan makna sebenarnya.

“Seperti menafsirkan lafaz “yadullah” dengan tangan Allah, bahkan Ibnu Taimiyah menyebut ukuran Allah sebesar Arsy tidak kurang dan tidak lebih,”kata Ansusa.

Ansusa melanjutkan, Ibn Taimiyah menolak untuk menempatkan rasio pada hirarki tertinggi untuk memahami kebenaran didalam islam. Ibn Taimiyah selalu mengaitkan suatu permasalahan dengan interprestasi hokum dan keberagamaan orang-orang shalih di masa lalu.

Presentasi daring ini agak berbeda dengan presentasi sebelumnya, karena narasumber diperbolehkan menyampaikan disertasinya panjang lebar. Tujuannya adalah agar riset tersebut sampai kepada peserta dengan lengkap dan jelas. Dan ini terlihat dari aktifnya peserta berdiskusi melalui aplikasi zoom.