Kerjasama Dengan Puslitbang Kemenag RI, LPM Gelar Dialog Budaya

Kerjasama Dengan Puslitbang Kemenag RI, LPM Gelar Dialog Budaya

Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi bekerjasama dengan Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan Manajemen Organisasi Kemenag RI menggelar Dialog Budaya “Aktualisasi Khazanah Keberagaman dan Moderasi Beragama Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Senin (7/9).

Kegiatan  yang diadakan di Swiss-Belhotel Jambi dihadiri oleh Para Wakil Rektor, Kepala Biro AUPKK, Para Dekan di lingkungan UIN STS Jambi. Dengan menghadirkan para pembicara diantaranya Johan Taswin Sekretaris Majelis Agama Konghucu Indonesia, Ketua Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Datuk Azrai’i, para tamu undangan, para peserta baik dari tim Puslitbang, dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi serta Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan Manajemen Organisasi Kemenag RI Dr. Muhammad Zain turut hadir secara virtual melalui aplikasi zoom.

Kegiatan yang berlangsung  pada 7-9 September 2020 diisi dengan pemaparan materi keberagaman dan moderasi beragama dari para Narasumber diantaranya Nilai-nilai Konghucu Dalam Membangun Keberagaman dan Moderasi Beragama, Kearifan Lokal Orang Rimba Dalam Membangun Keberagaman dan Moderasi Beragama, Adat Budaya Jambi Dalam Membangun Moderasi Beragama, serta Penguatan Nilai-Nilai Lokalitas Dalam Moderasi Beragama yang disampaikan langsung oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Dibuka langsung oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA., Ph.D yang juga menjadi keynote speaker pada kegiatan ini. “UIN memberikan apresiasi kepada Puslitbang Kemenag RI yang telah mengikutsertakan dan mengajak UIN untuk bekerjasama dalam kegiatan ini”ucapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan kedepannya kerjasama antara UIN dan Puslibtbang Lektur Khazanah terus berlanjut dan ada tindak lanjut dari kegiatan ini baik berupa penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat sesuai tugas tridarma perguruan tinggi khususnya dalam moderasi beragama.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan Manajemen Organisasi Kemenag RI Dr. Muhammad Zain, kegiatan dialog budaya Aktualisasi Khazanah Keberagaman dan Moderasi Beragama diadakan untuk mengembangkan atau membangun kehidupan yang lebih toleran, yang harmoni, lebih damai dalam bingkai NKRI.

“Dengan adanya kegiatan yang dihadiri oleh para tokoh-tokoh budayawan, baik dari Islam dan juga Konghucu bisa memberi kontribusi terhadap perkembangan, pandangan-pandangan, pikiran-pikiran dan praktek-praktek keberagaman yang terkait dengan moderasi beragama”jelasnya.

Selain itu kegiatan dialog budaya ini digelar dalam rangka menyusubditkan potensi moderasi beragama di Sepucuk Jambi Sembilan lurah dengan latar belakang muslim melayu jambi karena Provinsi Jambi sendiri adalah salah satu provinsi yang cukup layak untuk dijadikan contoh implementasi dari moderasi beragama yang selalu hidup rukun dan menerima keberagaman.

Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat menggali khazanah keagamaan yang dapat diterapkan di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam bentuk kurikulum moderasi beragama yang dapat diturunkan menjadi mata kuliah yang dapat diajarkan kepada mahasiswa/i UIN Jambi.

Dialog budaya ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari topeng dari Muaro Jambi, dan Bazaar yang diikuti oleh tim Puslitbang Lektur, DWP UIN STS Jambi, Pusat bisnis UIN STS Jambi, LPM UIN STS Jambi, UMKM dan Komunitas Air Muaro Jambi.