Kasus Covid-19 Bertambah, Rektor Menghimbau : Taati Protokol Kesehatan dan Gunakan Masker dengan Benar

Kasus Covid-19 Bertambah, Rektor Menghimbau : Taati Protokol Kesehatan dan Gunakan Masker dengan Benar

Rektor UIN  Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.,Ph.D menghimbau civitas akademika, masyarakat di Provinsi Jambi dan di Indonesia untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. hal ini melihat dengan terus bertambahnya kasus positif covid-19, baik di Provinsi Jambi maupun di Indonesia.

“Semoga pandemi ini segera berlalu dan kita senantiasa diberi kesehatan,”ujarnya.

Terlebih setelah Menteri Agama juga ikut terpapar virus ini. Rektor UIN STS Jambi dengan tegas  meminta civitas akademika UIN STS Jambi, patuhi protokol kesehatan. Salah satu cara  mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 adalah menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Dengan demikian kita dapat mencegah dan menurunkan kasus covid-19.

“Segenap pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa UIN STS Jambi mendo’akan semoga Menteri Agama RI, Jend. Purn TNI Fahrurul Razi segera disembuhkan oleh Allah SWT dari Covid-19 dan segera bisa kembali bekerja dengan normal. Aamiin,”ujar Rektor UIN STS Jambi tersebut, Senin (21/09).

Kabar ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal. “Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun, alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan,” terang Kevin di Jakarta, Senin (21/09).

“Meskipun dalam kondisi yang baik, saat ini Menag tengah menjalani proses isolasi dan istirahat. Ini bagian dari wujud komitmen beliau dalam menaati peraturan protokol kesehatan dan memutus mata rantai kemungkinan penyebaran. Kami mohon doa dari masyarakat, semoga prosesnya berjalan lancar serta Menag bisa lekas sembuh, semoga hasil swab berikutnya negatif, sehingga Menag dapat menjalankan tugas-tugasnya kembali,” lanjutnya.

Juru Bicara (Jubir) Kementerian Agama, Oman Fathurahman menambahkan, Menag sementara ini akan fokus menjalani proses isolasi dan pemulihan kesehatan. Untuk pelaksanaan tugas birokrasi, Menag sudah mengkoordinasikan dan sekaligus mendelegasikannya kepada Wakil Menteri Agama, serta memberi arahan kepada para pejabat terkait.

“Pelaksanaan program Kemenag, utamanya dalam ikut mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan agama dan keagamaan serta lembaga keagamaan menjadi perhatian Menag. Beliau minta agar itu berjalan dengan baik. Bantuan yang disalurkan juga agar tepat sasaran dan akuntabel,” ujar Oman menyampaikan pesan Menag.

“Menag minta agar program-program dan layanan keagamaan tetap berjalan. Koordinasi akan tetap dilakukan melalui daring,” lanjutnya.

Menurut Oman, Menag juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah dengan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. “Siapapun bisa terkena Covid-19 ini, tidak ada kecuali, mari kita saling berempati, saling menguatkan, dan berikhtiar dengan mematuhi protokol kesehatan. Semoga pandemi ini bisa segera teratasi,” tutup Oman.

 

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Fblal1hjP0A[/embedyt]