Pimpin Upacara HAB ke-75, Rektor : Munculkan Inovasi Dalam Bekerja

Pimpin Upacara HAB ke-75, Rektor : Munculkan Inovasi Dalam Bekerja

Peringatan Hari Amal Bakti ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berlangsung khidmat, Selasa (05/01/2021).

Bertempat di halaman belakang rektorat kampus II UIN STS Jambi, upacara peringatan HAB tahun ini terasa istimewa. Karena seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat melayu jambi. hal ini sebagai bentuk partisipasi civitas akademika UIN STS Jambi dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi ke-64.

Tidak hanya itu, Rektor UIN STS Jambi menerima sertifikat dari ajang Adiktis (Apresiasi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam) Kementerian Agama RI sebagai nominasi Green Campus dengan skor tertinggi tahun 2020 yang diserahkan oleh Wakil Rektor 2 Dr. As’ad Isma, M.Pd.

Penyerahan Sertifikat Adiktis Nominasi Green Campus Dengan Skor Tertinggi

Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.,Ph.D menjadi Inspektur upacara membacakan amanat Menteri Agama. Diawali dengan sejarah berdirinya Kementerian Agama pada tanggal 3 Januari 1946 dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi.

lebih lanjut Rektor meneruskan, peringatan HAB ke-75 ini harus jadi momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai Kementerian Agama yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa iniuntuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Rektor menambahkan, dengan momentum peringatan HAB ke-75 dan Ulang Tahun Provinsi Jambi ke-64, civitas akademika UIN STS Jambi harus bekerja dengan inovasi.

“Momentum ini menjadi penyemangat untuk civitas akademika UIN STS Jambi. Bekerjalah dengan inovasi, agar tercapai harapan dan cita-cita besar kita,”ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.