HMPS PGMI Sukses Gelar Pelangi ke-3

HMPS PGMI Sukses Gelar Pelangi ke-3

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN Sutha) Jambi sukses gelar Pekan Pendidikan, Olahraga, dan Seni (Pelangi) ke-III di gedung auditorium Chatib Quzwain, Rabu (20/01/2021).

Pelangi ke-III di hadiri Plt. Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Drs. Najmi, M.HI., Dekan FTK Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., WD 3 FTK Dr Yusria, M.Ag., Ketua Prodi Ikhtianti, M.Pd, dandosen PGMI, serta HMPS PGMI dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Mengusung tema “Membangkitkan kreatifitas potensi di era milineal”, Pelangi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan ini merupakan kreatifitas dari HMPS dan mahasiswa Prodi PGMI. Diikuti 10 Madrasah Ibtidaiyah yang berada  di Provinsi Jambi, serta ada 3 cabang lomba.

Dekan FTK Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., mengatakan Prodi PGMI merupakan prodi favorit ke-2 setelah PAI di FTK, perlu dosen  PGMI untuk meningkatkan mutu. Alumni PGMI memiliki tanggungjawab besar karena sebagai peletàk pondasi awal siswa Madrasah Ibtidaiyah.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

“Penting bagi dosen untuk meningkatkan mutu lulusan PGMI, karena Madrasah Ibtidaiyah merupakan tempat mengembangkan potensi/karakter dasar. Alumni PGMI harus memiliki kemampuan, agar siswa MI dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya tanpa hambatan,”jelasnya.

Dilanjutkan Plt. Kepala Biro AAKK Drs. Najmi, M.HI, sesuai tema yang diangkat, membangkitkan semangat kreatifitas yang paling utama adalah disiplin. “Di era milineal ini kreatifitas sangat berkembang, salah satunya perkembangan IT. Sebagai generasi milineal harus menguasai IT agar tidak ketinggalan,”ujarnya.

Sambutan Plt. Kepala Biro AAKK Drs. Najmi, M.HI

Ketua Prodi PGMI mengatakan, ada banyak kegiatan yang bisa dikembangkan melalui prodi PGMI, salah satunya sanggar tari PGMI. “Salah satu hasil kreatifitas mahasiswa PGMI adalah sanggar tari, seharusnya kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli lalu, tetapi karena pandemic baru bisa dilaksanakan sekarang. Tetap utamakan sportifitas dan prokes yang ditetapkan,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan