Rektor : Bangga UIN STS Jambi, PTKIN Pertama Produksi Eco-enzyme

Rektor : Bangga UIN STS Jambi, PTKIN Pertama Produksi Eco-enzyme

Sampah organik menjadi salah satu permasalahan lingkungan di  ndonesia,  antara lain pencemaran air, pencemaran udara dan penumpukan sampah.

Green Sutha berkolaborasi dengan Pusat kajian Demografi, Etnografi, dan Transformasi Sosial, Pusat Kajian Lingkungan Hidup, Pusat Kajian SDGs, dan Pusat Kajian Masyarakat Digital UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi telah melakukan penelitian untuk memanfaatkan sampah organik.

Dari penelitian ini menghasilkan produk eco-enzyme, yang merupakan fermentasi sampah organik seperti sisa buah dan sayuran. Setelah proses fermentasi yang dilakukan pada tanggal 21 Desember 2020 lalu, eco enzyme dipanen pada 24 Maret 2021 lalu.

Dengan bangga Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.,Ph.D didampingi Wakil Rektor I Dr. Rofiqoh Ferawati, M.EI menerima eco enzyme. “Ini adalah kerja nyata dari tim Green Sutha dan Pusat kajian dibawah bimbingan Wakil Rektor I. Saya bangga UIN STS Jambi jadi perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama, yang memproduksi eco enzyme,”tutur Su’aidi, diruang kerjanya, Selasa (6/04/2021).

Kemudian Rektor melanjutkan, bahwa produk ini akan menggantikan pembersih yang biasa dipakai di kampus UIN STS Jambi. “Setelah ini kita akan buat bank sampah organik, kemudian eco enzyme kita produksi secara masal,”ungkapnya. “Perlu diketahui, perguruan tinggi di Indonesia yang memproduksi eco enzyme, baru Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Padang dan UIN STS Jambi,”tutup Rektor.

Tinggalkan Balasan