Kiki Fatmawati, Dosen UIN STS Jambi Terpilih Sebagai Instruktur Nasional

Kiki Fatmawati, Dosen UIN STS Jambi Terpilih Sebagai Instruktur Nasional

Kiki Fatmawati, dosen UIN STS Jambi yang juga fasilitator Program PINTAR Tanoto Foundation dinyatakan lulus sebagai instruktur nasional. Kiki mengikuti Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah tahap I untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) bidang sains.

Seleksi yang diikuti Kiki merupakan rangkaian dari pelaksanaan Seleksi Instruktur Nasional, Fasilitator Provinsi. Fasilitator Daerah program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah melalui project Realizing Education’s Promise- Madrasah Education Quality Reform [REP-MEQR].

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

“Kegiatan ini dilaksanakan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia,” ujar Kiki yang juga dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Sabtu, (22/5/2021).

Instruktur nasional PKB tersebut merupakan kumpulan guru, dosen dan pengembang modul terbaik yang direkrut oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk disiapkan menjadi instruktur pada pelatihan Fasilitator Provinsi (Fasprov) PKB Guru Madrasah, sebelum fasprov melatih fasda.

Mereka merupakan tim pelatih yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pelatihan kepada fasilitator provinsi di Kantor Kementerian Agama Provinsi. Kemudian dilatihkan kembali fasilitator daerah Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Menurut Kiki, tugas instruktur nasional antara lain: a. Mengikuti pelatihan tingkat nasional; b. Melatih Fasilitator Provinsi dan Daerah (Pelatihan dapat dilakukan dengan Team Teaching) baik moda tatap muka maupun moda daring. c. Mengembangkan Struktur Program, dan Silabus. d. Melaporkan dan mendokumentasikan hasil pelatihan fasilitator Daerah.

Kiki berharap dengan adanya program ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran guru di madrasah.

“Saya yakin guru madrasah mampu mengimplementasikan pembelajaran aktif yang berpusat pada anak, dan mampu mengembangkan keterampilan berfikir tingkat tinggi,” pungkas Kiki.