Deskripsi

Komitmen pemerintah Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan warga negara telah diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea keempat. ”Pemerintah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,”. Cita-cita tersebut masih mengalami banyak kendala. Amandemen UUD 1945 Pasal 31 ayat (1) secara tegas mengamanatkan “setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”, dan ayat (2) menyatakan, “setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”. Hal itu dikukuhkan lagi dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 5 ayat (1) disebutkan bahwa “setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”. Berdasarkan amanat undang-undang tersebut, Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi, dan masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan. Negara harus hadir terhadap hajat anak bangsa untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, mudah dan terjangkau. Mewujudkan pendidikan yang bermutu diperlukan biaya yang cukup besar, apalagi pada jenjang pendidikan tinggi.Oleh karena itu, setiap peserta didik pada satuan pendidikan berhak mendapatkan bantuan biaya pendidikan bagi mereka yang memiliki potensi akademik bagus dan tidak mampu secara ekonomi serta berhak mendapatkan beasiswa bagi mereka yang berprestasi. Berkaitan dengan peningkatan pemerataan akses jenjang perguruan tinggi, sampai saat ini masih merupakan masalah di negara kita. Hal ini tercermin dari Angka Partisipasi Kasar (APK) yang baru mencapai 28% dan angka tingkat melanjutkan ke perguruan tinggi masih rendah dibandingkan dengan negara berkembang pada umumnya.

Dengan demikian, masih cukup banyak lulusan jenjang pendidikan menengah yang tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi termasuk mereka yang berpotensi akademik baik dari keluarga tidak mampu secara ekonomi. Berbagai jenis beasiswa dan atau bantuan biaya pendidikan baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun dari dunia usaha atau industri telah diluncurkan.Akan tetapi bantuan yang diberikan relatif belum dapat memenuhi kebutuhan studi, jumlah sasaran dan belum menjamin keberlangsungan studi mahasiswa hingga selesai. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai tahun 2010 telah meluncurkan Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi yaitu bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Sehingga ikhtiar memfasilitasi anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas dapat berjalan dengan baik.

 

Persyaratan

  • Lulusan SMA/SMK/MA/MAK sederajat pada Tahun 2019 dan Tahun 2018
  • Belum pernah menikah dan usia maksimal saat mendaftar 20 tahun
  • Berstatus tidak mampu secara ekonomi dan mampu baca tulis Al-Qur’an
  • Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari kepala sekolah
  • Tingkat Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) / Diploma 4
  • Wajib tinggal dan belajar di Asrama (Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi) selama 1 (satu) tahun
  • Mendaftar online pada website : https://uinjambi.ac.id/beasiswa-bidikmisi/
  • Mengisi Formulir Beasiswa ditulis tangan dengan huruf Kapital (tinta hitam) yang rapi dan jelas
  • Menempelkan pas photo warna 3×4 cm pada formulir, memakai seragam sekolah, perempuan berhijab, (dilarang foto selfie)
  • Photocopy Kartu Ujian Masuk UIN STS Jambi
  • Photocopy Ijazah dan SKHU yang dilegalisir oleh Kepala/Wakil Kepala Sekolah/Madrasah, atau Surat Keterangan Lulus dari Kepala/Wakil Kepala bidang akademik sekolah/madrasah
  • Photocopy Kartu Keluarga (KK) yang dilegalisir Kades/Lurah tempat tinggal orangtua/wali
  • Photocopy Akte Kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk (Surat Keterangan Pengganti KTP)
  • Surat Keterangan Tidak Mampu dan Penghasilan atas nama Orang tua yang ditanda tangani oleh Lurah/Kades/Sekretaris Lurah/Desa tempat domisili orangtua/wali tinggal dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Surat berlambang, Kop, berstempel kelurahan/desa, Mencantumkan nomor dan tanggal pengeluaran surat,Maksimal tanggal surat 1 (satu) bulan sebelum pendaftaran,
    • Isi surat harus mencantumkan identitas Bapak, Ibu atau Wali yaitu nama, tempat tanggal lahir/umur, agama, pendidikan terakhir, pekerjaan, alamat dan nama mahasiswa yang bersangkutan;
    • Mencantumkan penghasilan Bapak dan Ibu (wali yang membiayai kuliah), jumlah penghasilan rata-rata per bulan;
    • Jika orang tua sudah meninggal dunia di ujung nama ditulis Almarhum/Almarhumah.
    • Surat dalam bentuk fotocopy atau canner tidak berlaku/palsu.
  • Fotocopy Slip Gaji bulan terakhir Tahun 2019 bagi orang tua yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Karyawan Swasta dan Tenaga Honor di Instansi Pemerintah dengan penghasilan tetap yang dilegalisir ketua/bendahara keuangan tempat bekerja
  • Surat Rekomendasi Ketua RT/Kepala Dusun tempat tinggal yang menyatakan keluarga kurang mampu dan layak mendapatkan bantuan Beasiswa Bidikmisi
  • Surat Rekomendasi Kepala Sekolah/Madrasah yang menyatakan sebagai siswa yang layak mendapatkan bantuan pendidikan program Beasiswa Bidikmisi
  • Surat Prestasi Akademik/Keterangan Rangking yang ditanda tangani oleh Kepala Sekolah/Wakil Kepala bidang akademik, dibuktikan dengan fotocopy Piagam/Sertifikat Prestasi yang diperoleh dilegalisir Kepala/Wakil Kepala Sekolah/Madrasah
  • Photocopy Surat Keputusan atau Kartu Penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM), Kartu Pengaman Sosial (KPS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KPS) dan lain-lain
  • Photocopy Buku Rapor semester satu s/d terakhir yang dilegalisir Kepala/Wakil Kepala Sekolah/Madrasah
  • Surat Pernyataan bersedia tinggal dan belajar di Mahad Al-Jamiah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi selama 1 (satu) tahun, serta mengikuti/mematuhi segala peraturan yang berlaku. Surat ditandatangani mahasiswa diatas materai Rp. 6.000,- (enam ribu) dan disetujui oleh orangtua/walinya
  • Photocopy bukti pembayaran listrik atau bukti pembelian token listrik bulan terakhir, jika tidak ada listrik melampirkan surat keterangan dari Lurah/RT
  • Photocopy bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir
  • Foto gambar kondisi rumah tempat tinggal orangtua/wali pada bagian depan, samping, dalam (ruang tamu dan kamar), dapur dan kamar mandi
  • Denah lokasi rumah tempat tinggal orangtua/wali yang lengkap dan jelas

 

Perkiraan Waktu Pembukaan

Tidak dibuka lagi karen di ganti dengan beasiswa KIP Kuliah

Link Website Pemberian Beasiswa/Link Website Beasiswa:

https://uinjambi.ac.id/beasiswa-KIP Kuliah/