Home / Berita Terbaru / Puasa Membingkai Sabar Oleh Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd Guru Besar UIN STS Jambi

Puasa Membingkai Sabar Oleh Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd Guru Besar UIN STS Jambi

Iman terbagi menjadi dua, separuh dalam sabar separuh dalam syukur. HR. Al-Baihaqi.

Hadis ini walaupun singkat, tetapi cukup memberikan pemahaman yang dalam kepada kita. Antara sabar dan syukur bagai satu keping dari satu mata uang (iman), yang tidak terpisahkan. Sabar adalah satu kekuatan dan kemampuan bertahan dalam satu keadaan yang diberikan Allah, sedang syukur adalah satu kekuatan dan kemampuan berterima kasih kepada Allah yang telah memberi dan membantu semua dimensi hidup manusia. Maka itu sabar selalu dikaitkan dalam perspektif ujian, seperti ujian taat, maksiat, dan musibah. Sedangkan syukur selalu dikaitkan dengan nikmat, rahmat, berkat dan maslahat.

Al Ghazali membagi sabar ini dalam tiga bagian, sabar dalam taat kepada Allah, sabar dalam menghindari makisat, dan sabar dalam musibah.

Banyak sekali Allah menyebutkan konsep sabar ini dalam al-Qur’an. Ada yang sifatnya perintah, ada seruan ada himbauan atau ajakan. Demikian pula banyak Hadis yang dikemukakan Rasulullah perihal sabar.

Puasa ramadhan esensinya kita menahan diri dengan sabar, dari makan, minum dan syahwat, selain menahan diri dari marah, bergunjing, memfitnah, dan berperilaku jujur, adil, disiplin, amanat dan memiliki spirit yabg tinggi, peduli, berbagi,  sederhana dan dermawan.

Sekuat apapun godaan terhadap diri yang sedang berpuasa, dari hal-hal yang dapat mempengaruhi dan merusak pahala puasa, kita tolak kita hindari dan kita kendalikan. Hanya mereka yang kuat dan tangguh bisa lolos dari ujian sabar dalam berpuasa.

Allah memberikan sebuah statemen yang sangat indah tentanng sabar ini dalam QS. 2:177, Sabar adalah kemampuan kamu bertahan dalam suasana menyesakkan dada dan menegakkan bulu roma, mereka itulah orang yang bertakwa. Di sinilah luar biasanya orang berpuasa, sehingga dia yang sukses puasa layak suskes memperoleh prediket Takwa, dan sebaliknya betapa banyak mereka yang berpuasa hanya berlalu tanpa makna, sia-sia berlapar dan berdahaga. Puasanya kehilangan esensi (ruhnya) sehingga hanya gugur kewajiban saja, hanya mengikuti tradisi ritual tahunan yang diwajibkan Allah SWT.

Allah juga memberi jalan kepada kita dalam memperoleh sukses, seperti dalam QS, 2:154, dan hendaklah kamu meminta pertolongan Allah dengan sabar dan sholat, sesungguhnya Allah menyukai (mencintai) orang-orang yang sabar.

Semoga puasa kita mampu membingkai sabar dalam hidup, dan kita mampu keluar sebagai pemenang dengan meraih takwa. Aamin.

 

About arifin

Check Also

Penampilan Tim Qasidah dan Bazar Ramadhan Dharma Wanita Persatuan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Tim Qasidah di bawah binaan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha …

Mersin Escort Bayan Mersin Escort Bayan Kayseri Escort Bayan Eskişehir Escort Bayan http://istanbulescorttr.org http://www.istanbulescortads.com escort istanbul gaziantep escort beylikdüzü escort mersin escort model escort mecidiyeköy escort nisantasi escort sisli escort sirinevler escort tartım terazisi ankara escort beylikdüzü escort porno izle Sex izle porno izle çankaya escort Ankara Escort Eryaman Escort Çankaya escort Ankara Escort Ankara Escort Etlik Escort Antalya Escort escort istanbul branda antep escort izmit escort bayan avrupa yakasi escort escort sisli http://www.antges.com sirinevler escort bayan istanbul sisli escort escort bayan sirinevler atakoy escort