Skema Percepatan Rencana Pendirian Fakultas Kedokteran Terus Berlanjut Dengan Perkembangan Positif

Rencana pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus menunjukkan perkembangan sangat positif. Berbagai upaya terus dilakukan kepemimpinan Rektor, Prof. Dr. Asad, M. Pd., karena sejak awal pelantikannya, pendirian Fakultas Kedokteran memang termasuk dalam target prioritas. Fakultas Kedokteran termasuk dalam skema percepatan yang telah diinstruksikan ke jajaran dalam lingkup UIN STS Jambi.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. As’ad, bersama Wakil Rektor II, Kepala Biro AUPKK, dan Ketua LPM, Dr. Tanti, M.Si, beberapa hari lalu telah menghadiri agenda progress report dan hearing di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Agenda ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan terbaru terkait finalisasi izin Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi. Pertemuan berlangsung di Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam acara tersebut, Prof. Dr. As’ad menyampaikan berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh timnya. “Tim percepatan izin Fakultas Kedokteran telah bekerja keras dan menunjukkan hasil yang memuaskan,” ujar Prof. Dr. As’ad.

DIa menjelaskan bahwa persiapan infrastruktur, kurikulum, serta sumber daya manusia telah mencapai tahap akhir. “Kami optimistis bahwa izin ini akan segera keluar,” katanya.

Dr. Tanti, M.Si, selaku Ketua tim percepatan, memaparkan bahwa tim telah mengambil berbagai langkah untuk memenuhi standar yang tetapkan. “Kami telah mengadakan berbagai rapat koordinasi untuk memastikan semua persyaratan terpenuhi,” kata Dr. Tanti.

Ia juga menjelaskan bahwa fakultas kedokteran akan hadir dengan fasilitas modern dan tenaga pengajar yang kompeten, terdiri dari dokter profesional. “Selain itu, seluruh dokumen telah kami persiapkan dengan sangat teliti. Kami yakin semuanya sudah sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Hearing ini juga membahas berbagai aspek teknis yang masih perlu disempurnakan. Namun, secara keseluruhan, kemajuan yang dicapai dinilai sangat memuaskan. “Kami berharap Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi dapat segera keluar izin operasinya dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia kesehatan,” kata Dr. Tanti.

Bukti keseriusan UIN STS Jambi dalam mengejar izin operasional fakultas kedokteran, Kamis (30/5) kemarin juga telah dilakukan agenda penting. Pertemuan ini dengan RSUD Abdul Manap Kota Jambi. Tujuannya adalah untuk membahas rencana pendirian rumah sakit pendidikan utama.

Perwakilan RSUD Abdul Manap Kota Jambi terdiri dari, Direktur rumah sakit, dr Rudi Maruli Hendra Pardede, Kabid penunjang dr Fahruroji, Kabag TU Hj kurniati SH.MH, Kasi pelayanan: dr Erita Fitri Surbakti .M.A.R.S, sertaKasubag UP dan Diklat.

rencana

Rektor menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam proses ini. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kami. Kolaborasi ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya di ruang rapat.

Dr. Tanti memaparkan rencana tanggal 2 sampai 5 Juni 2024, terkait kunjungan FK Pembina dari Universitas Andalas ke RSUD Abdul Manap Kota Jambi. Hal ini untuk memastikan kesiapannya sebagai rumah sakit pendidikan utama. Menetapkan Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi. Dengan berbagai pertimbangan terutama pengalaman yang telah dimiliki RS Abdul Manap selama ini. Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Satelit bagi Fakultas Kedokteran Universitas Jambi. FK Pembina dari Unand akan memberikan bimbingan dan arahan kepada seluruh bagian Manajemen RS Abdul Manap. Dan mendorong perolehan sertifikat RS Abdul Manap sebagai rumah sakit pendidikan utama segera terwujud. Rumah sakit pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam pendidikan kedokteran untuk memastikan mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan klinis, pengetahuan medis, dan etika profesi yang untuk menjadi seorang dokter yang berkualitas. (*)