UIN Jambi Targetkan Juara OASE 2021 di Aceh

UIN Jambi Targetkan Juara OASE 2021 di Aceh

UIN Jambi menargetkan menjadi Juara pada ajang OASE(Olimpiade Agama, Sains dan Riset) PTKI Se- Indonesia 2021 di UIN Ar-Raniry Aceh. Hal ini bukan hal yang tidak mungkin, karena UIN STS Jambi berhasil menjadi 10 besar yang melaju ke babak final pada masing-masing cabang lomba.

Rektor UIN Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA., Ph.D mengharapkan hasil yang maksimal dari para peserta yang lolos dan menjadi juara pada ajang lomba nasional kali ini.

“Jangan takut menghadapi kampus lain dalam bertanding karena kita mampu berkompetisi dengan siapa saja” ucapnya. Pada pelepasan kontingen yang berlangsung di Rumah Moderasi Kampus I Telanaipura (22/11).

Pada PKM(Pekan Kreatifitas Mahasiswa) lalu UIN Jambi berhasil meraih peringkat ke-3 se-Sumatera. Untuk  itu, para peserta diharapkan memberikan hasil yang terbaik dengan doa dan usaha yang maksimal serta tetap waspada menerapkan protokol kesehatan saat bertanding.

Pada momen pelepasan kontingen selain memotivasi peserta Prof. Su’aidi menyampaikan, banyak hal yang telah dilakukan oleh UIN Jambi dalam membangun Kampus Lokomotif Perubahan. Salah satunya yang baru saja dilakukan yaitu MoU dan mitigasi antikorupsi di Kerinci. Mitigasi ini dilakukan untuk melatih para kades-kades di Kerinci untuk berperan aktif dalam pencegahan korupsi.

UIN Jambi juga telah merencanakan kerjasama dengan masyarakat setempat untuk membangun konservasi ikan semah. Yaitu dengan menabur 4000 benih bibit ikan di Danau Kerinci. Kegiatan ini adalah sebagai salah satu nilai dalam ranking SDGs (pembangunan berkelanjutan).

 

Sebagai kampus lokomotif perubahan, kita telah men-submit borang SDGs beberapa waktu lalu dan UIN Jambi merupakan kampus PTKI pertama yang masuk dalam ranking SDGs, ucapnya.

Dengan men-submit borang SDGs UIN Jambi mencatatkan rekor sebagai kampus PTKIN pertama yang masuk dalam ranking SDGs dan menjadi Kampus ke-19 di Indonesia.

Tidak hanya konservasi, UIN Jambi juga memetakan, memberikan rekomendasi dan langkah yang harus dilakukan terkait problem yang terjadi. Diantaranya penurunan hasil pangan dalam lima tahun ke depan karena alih fungsi lahan persawahan menjadi pemukiman, dampak pembangunan PLTA di  Danau Kerinci dan problem lainnya yang akan disimulasikan sebagai proyeksi masa depan.

 

Saat ini UIN Jambi telah memiliki dan mengembangkan aplikasi bank sampah yang dinamai “Semah”. Aplikasi ini dipergunakan dalam pengolahan sampah mulai dari jual-beli, pemilihan jenisnya  dan pengolahannya. Aplikasi ini tentunya dapat menjadi solusi terhadap masalah lingkungan yang terjadi saat ini. Sejalan dengan hal itu, pada lomba OASE yang diikuti 184 PTKIN dan PTKIS se-Indonesia salah satu cabang lomba yang dihelat yaitu karya inovasi deteksi dan mitigasi bencana. Pada ajang lomba ini mahasiswa UIN Jambi membuat sebuah aplikasi “Laskar” yang berguna untuk mendeteksi kebakaran. Aplikasi ini tentunya sangat berguna untuk dikembangkan sebagai pendeteksi dini kebakaran hutan. Karena kebakaran hutan sering terjadi tidak hanya di Provinsi Jambi tetapi seluruh dunia.