Webinar International Series 2 : UIN STS Jambi dan MSU AS

Webinar International Series 2 : UIN STS Jambi dan MSU AS

Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali menggelar kegiatan Webinar International Series 2, Rabu (13/10/2021). Webinar ini merupakan kerja sama dengan Michigan State University (MSU) Amerika Serikat dan UIN STS Jambi.

Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.,Ph.D menyampaikan, akan benar-benar berkomitmen dalam menjalin kerja sama antara UIN STS Jambi dan MSU AS. “Kita sangat gembira kegiatan kerja sama ini dapat terjalin. Dan UIN STS Jambi akan benar-benar berkomitmen, terutama dalam global studi di MSU,”ujarnya  secara virtual melalui aplikasi zoom.

Menjadi pemateri pada webinar series 2 ini adalah Prof. Salah Hassan, direktur Global Studies di Michigan State University. Selain menjadi direktur pada Global Studies, Prof. Salah Hassan juga mengajar pada program studi Bahasa Inggris.

Topik yang dibahas dalam webinar ini tentang “Muslim Presence: Paradoxes of Muslim American Self-Representation”, Rabu (13/10/2021).

Dalam pemaparannya Salah Hassan menyampaikan, pasca ledakan bom WTC 11 September di Amerika Serikat, muslim di Amerika mulai menjadi pusat perhatian. Banyak sekali kemudian kasus Islamophobia, diskriminasi atas nama agama, bully di sekolah, dan bentuk perlakuan negatif lainnya yang menimpa Muslim di Amerika Serikat.

Akan tetapi, semakin mendapat tekanan, populasi Muslim di Amerika malah tumbuh semakin pesat. Sayangnya, pertumbuhan muslim yang pesat tersebut belum dibarengi dengan menurunnya Islamophobia. Kasus penembakan yang terjadi di Amerika misalnya, apabila pelaku penembakan adalah warga Muslim, pelaku akan dilabeli teroris. Namun, jika pelaku bukan seorang Muslim, pelaku akan dilabeli psikopat atau sekedar kriminal murni.

Webinar International Series 2 dimoderatori oleh Bella Tirtowalujo, Ph.D, Asian Studies Center MSU, dan diikuti Jennifer Wargo dari MSU, serta dari UIN STS Jambi, hadir Wakil Rektor 1, Dekan Fakultas Saintek, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Wakil Dekan, Ketua LPPM, Kepala Pusat Penelitian, Dosen, dan mahasiswa.