Wujudkan Generasi Antikorupsi Melalui Training Of Trainer

Wujudkan Generasi Antikorupsi Melalui Training Of Trainer

Pendidikan antikorupsi adalah salah satu cara untuk memberikan edukasi kepada lembaga dan individu tentang bahaya dan contoh dari tindakan korupsi. Untuk menciptakan tenaga pengajar (Dosen) yang memiliki kompetensi dalam mengajarkan Pendidikan Antikorupsi atau insersi dan meng-internalisasi nilai Antikorupsi pada mahasiswa. Diperlukan pelatihan bagi calon dosen yang akan mengampu mata kuliah pendidikan antikorupsi tersebut.

Oleh karena itu Pusat kajian dan Implementasi Pendidikan Antikorupsi menyelenggarakan kegiatan Training Of Trainer (ToT) kepada calon dosen pendidikan Antikorupsi. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk menciptakan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi untuk mengajarkan atau meng-insersi pendidikan antikorupsi. Selain itu, Pusat kajian antikorupsi dan implementasi pendidikan antikorupsi memiliki tujuan untuk menciptakan lembaga dan individu yang bersih dan bebas dari tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai dari tanggal 08 september 2021 – 09 september 2021. Dibuka langsung oleh rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA, Ph.D dan dihadiri oleh Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T serta Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama H. Khairunas, S.H, M.H.

Kegiatan ini diisi oleh narasumber yang sangat berpengalaman di bidang Pendidikan Antikorupsi diantaranya Ganjar Laksamana Bonaprapta Anggota Bidang Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Yudi Kurniadi, S. n, MM, M.I.K Dosen Universitas Paramadian Jakarta, Dr. Sumaryati, M.Hum, Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan Helga Liliani Cakra Dewi, S.I.Kom, M.Comm dosen Program studi Pendidikan Jarak Jauh Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara.

Adapun peserta kegiatan Training Of Trainer Dosen Pendidikan Antikorupsi adalah seluruh dosen di lingkungan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang hadir secara virtual melalui aplikasi Zoom meeting.

Dr. Zawaqi Afdal Jamil, M.Pd.I selaku Ketua Pusat Kajian Antikorupsi dan Implementasi Pendidikan Antikorupsi berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat menciptakan calon dosen pendidikan antikorupsi yang menguasai pengetahuan tentang pendidikan tersebut dan memahami metode pengajaran yang tepat untuk mengajarkan maupun meng-insersi pendidikan Antikorupsi.