Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Kunker ke Jambi, Komisi VIII DPR RI Kunjungi UIN Jambi, Cek Infrastruktur Kampus

JAMBI — Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji, tim Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Panja Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, dengan fokus pada pengawasan persiapan haji di daerah.

Setelah melaksanakan agenda di rumah dinas Gubernur Jambi, rombongan melanjutkan kunjungan ke UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Kamis (9/4/2026). Peninjauan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk melihat secara langsung dukungan infrastruktur dan peran perguruan tinggi dalam ekosistem pelayanan keagamaan.

Setibanya di kampus, Marwan Dasopang langsung berkeliling meninjau kondisi gedung dan fasilitas yang ada. Ia ingin memastikan secara langsung kesiapan sarana penunjang pendidikan, termasuk yang berpotensi mendukung pembinaan calon jemaah haji di masa depan.

Tidak hanya meninjau fisik bangunan, Marwan juga berinteraksi dengan mahasiswa penghuni ma’had, serta para mudabir dan mudabiro. Dialog tersebut berlangsung terbuka, dengan mahasiswa menyampaikan pengalaman mereka dalam mengikuti pembinaan berbasis asrama.

Rektor UIN STS Jambi turut mendampingi kunjungan tersebut. Ia secara aktif menjelaskan berbagai fasilitas kampus, sekaligus mengenalkan fungsi gedung-gedung yang dilalui rombongan.

Dalam kesempatan itu, Rektor menyampaikan harapan agar Komisi VIII DPR RI dapat memberikan dukungan, khususnya dalam renovasi gedung yang belum termanfaatkan secara optimal. “Kami berharap ada bantuan untuk merenovasi gedung-gedung yang tidak terpakai agar dapat difungsikan menjadi asrama mahasiswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kapasitas asrama putra dan putri saat ini hanya mampu menampung sekitar 400 mahasiswa. Sementara itu, kampus menargetkan seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti program ma’had, setidaknya selama satu semester, sebagai bagian dari penguatan karakter dan keagamaan.

Keterbatasan daya tampung tersebut dinilai menjadi tantangan dalam mendukung program pembinaan mahasiswa secara menyeluruh. Oleh karena itu, dukungan pemerintah dinilai penting untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, sejalan dengan upaya peningkatan layanan keagamaan, termasuk dalam konteks persiapan ibadah haji.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi Komisi VIII DPR RI dalam merumuskan kebijakan strategis, khususnya terkait peningkatan kualitas layanan haji dan penguatan lembaga pendidikan keagamaan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses