UIN STS Jambi Perkuat Website PPID, Hadirkan Praktik Baik dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Berita 3 menit baca 108 kali dilihat
UIN STS Jambi Perkuat Website PPID, Hadirkan Praktik Baik dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung

JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik. Upaya ini dilakukan melalui Pendampingan Pengembangan Website PPID Pelaksana. Kegiatan berlangsung pada Kamis (6/8/2026). Acara digelar di Ruang Rapat Wakil Rektor Lantai 3 Rektorat UIN STS Jambi.

Pendampingan menghadirkan narasumber dari tim UTIPD UIN STS Jambi. Hadir juga dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, H. Muhammad Irfan, S.T., M.Kom., Ph.D. Ia membagikan pengalaman pengelolaan website PPID yang telah diterapkan di kampusnya. Selain itu, peserta memperoleh berbagai praktik baik dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik berbasis digital.

Kegiatan diikuti oleh pengelola PPID Pelaksana dari berbagai fakultas dan unit kerja. Seluruh peserta berdiskusi mengenai pengembangan konten, kelengkapan informasi, serta optimalisasi layanan melalui website PPID. Dengan demikian, setiap unit diharapkan memiliki standar pengelolaan informasi yang seragam.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi Sy., M.Si., memberikan arahan pada pembukaan kegiatan. Ia menegaskan pentingnya penguatan website sebagai sarana pelayanan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, website PPID menjadi wajah keterbukaan informasi sebuah perguruan tinggi. Oleh karena itu, pengelola harus memastikan informasi tersedia secara lengkap, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Selain itu, setiap pembaruan informasi harus dilakukan secara berkala.

Dr. Pahmi mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari transformasi tata kelola perguruan tinggi. Karena itu, seluruh unit kerja harus membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik. “Website PPID bukan sekadar media publikasi, tetapi menjadi wujud komitmen universitas dalam memberikan layanan informasi yang cepat, transparan, dan akuntabel. Saya berharap setiap PPID Pelaksana aktif memperbarui informasi sesuai kewenangannya sehingga masyarakat memperoleh informasi yang valid dan mudah diakses,” ujar Dr. Pahmi.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan website PPID harus menjadi budaya kerja seluruh unit. Menurutnya, kolaborasi antarfakultas dan unit kerja menjadi kunci menghadirkan layanan informasi yang berkualitas. “Melalui pendampingan ini, kita tidak hanya belajar mengelola website, tetapi juga membangun budaya keterbukaan informasi. Semoga seluruh peserta dapat menerapkan hasil pendampingan untuk meningkatkan kualitas website PPID di unit masing-masing dan mendukung peningkatan layanan publik UIN STS Jambi,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Muhammad Irfan memaparkan strategi pengembangan website PPID yang efektif. Ia menjelaskan pentingnya struktur informasi yang jelas dan mudah dipahami pengguna. Selain itu, navigasi website harus sederhana agar masyarakat memperoleh informasi secara cepat.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam memperbarui informasi publik. Menurutnya, website yang aktif akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Dengan demikian, layanan informasi tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga meningkatkan reputasi perguruan tinggi.

Selama pendampingan, peserta turut berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengelolaan website PPID. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, penyajian informasi, serta koordinasi antarunit. Oleh sebab itu, forum ini dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman dan solusi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta. Narasumber memberikan masukan berdasarkan pengalaman pengelolaan PPID di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Selanjutnya, peserta diajak menyesuaikan praktik tersebut dengan kebutuhan UIN STS Jambi.

Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi berharap kualitas website PPID terus meningkat. Peningkatan tersebut diharapkan mendukung pelayanan informasi publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Selain itu, pengembangan website menjadi bagian penting dalam menghadapi evaluasi keterbukaan informasi publik.

Ke depan, UIN STS Jambi berkomitmen terus memperkuat kapasitas PPID Pelaksana melalui pendampingan dan peningkatan kompetensi. Dengan langkah tersebut, universitas optimistis mampu mewujudkan tkampus informatif. Pada akhirnya, pelayanan informasi yang berkualitas diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap UIN STS Jambi.

Bagikan:

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.