Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN STS Jambi Dorong Jurnal Tajdid dan Wasatiyah Tembus Scopus

JAMBI – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd, menegaskan komitmen peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Hal ini dibuktikan melalui terus dikebutnya proses submit Jurnal Tajdid dan Wasatiyah ke Scopus. Demikian disampaikan Rektor dalam kegiatan Review dan Submit Jurnal Tajdid yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 rektorat kampus, Selasa (5/5/2026).

Terlihat hadir para wakil rektor, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Wakil Dekan I FUSA, serta tim pengelola jurnal. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan akhir sebelum proses pengajuan jurnal ke indeks internasional dilakukan.

Dalam arahannya, Prof. Kasful Anwar menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif yang telah dibangun selama satu tahun terakhir. Ia menilai capaian menuju tahap submit merupakan hasil sinergi seluruh pihak. Mulai dari pengelola jurnal hingga dukungan kelembagaan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim dan kerja bersama, hari ini menunjukkan hasil. Insya Allah, hari ini dua jurnal akan disubmit,” ujar Rektor.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga terhadap dedikasi tim, sekaligus menegaskan dukungan penuh pimpinan terhadap pengembangan jurnal ilmiah. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan reputasi akademik kampus di tingkat global.

Sementara itu, Dekan FUSA, Dr. H. Zikwan, M. Ag, menyoroti pentingnya dukungan pimpinan dalam mendorong kemajuan pengelolaan jurnal. Ia menyebut, dukungan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup aspek pembinaan dan fasilitasi.

“Terima kasih banyak kepada Pak Rektor dan jajaran pimpinan atas dukungan luar biasa, baik secara material maupun nonmaterial. Sehingga pengelolaan jurnal ini bisa sampai pada tahap saat ini,” kata Zikwan.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fridiyanto, M.Pd.I. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan tim pengelola jurnal guna menjaga konsistensi kualitas publikasi.

“Kami berharap tim pengelola jurnal ini tetap, sehingga tidak terjadi pergantian mendadak ketika jurnal sudah berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dosen Universitas Ma’arif Lampung, Hanif Amrulloh, Za., M.Si, yang memberikan panduan teknis, menyoroti aspek pembiayaan sebagai salah satu tantangan utama dalam proses submit jurnal ke Scopus. Ia menegaskan bahwa dukungan anggaran menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan jurnal.

“Jurnal ini memang membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga dukungan anggaran dari bagian keuangan menjadi hal yang penting,” jelasnya.

Meski demikian, Hanif optimistis terhadap peluang Jurnal Tajdid dan Wasatiyah untuk menembus indeks Scopus. Terutama Tajdid, karena bidang ilmu Ushuluddin dinilai masih memiliki ruang yang luas dalam kancah publikasi internasional.

Dengan proses submit yang segera dilakukan, UIN STS Jambi menargetkan peningkatan daya saing publikasi ilmiah sekaligus memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang aktif dalam pengembangan riset dan keilmuan di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses