Menguatkan Generasi Qurani, UIN STS Jambi Matangkan Program Orang Tua Asuh
JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus mematangkan Program Orang Tua Asuh bagi calon mahasiswa penghafal Al-Qur’an. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus mendukung pendidikan sekaligus pembinaan generasi Qurani.
Pembahasan program dilakukan melalui rapat koordinasi di ruang rapat Wakil Rektor lantai III Rektorat UIN STS Jambi, Selasa (14/7/2026). Rapat dipimpin Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi SY., M.Si.


Turut hadir Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I., M.Pd.I. Hadir pula Kepala Satuan Pengawas Internal, Dr. Novi Mubyyarto, S.E., M.E., PIA. Selain itu, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Saparuddin, S.Pd.I., M.Pd., juga mengikuti rapat tersebut. Perwakilan dari seluruh fakultas di lingkungan UIN STS Jambi turut memberikan masukan.
Dalam arahannya, Dr. Pahmi menjelaskan fokus utama rapat tersebut. Menurutnya, pembahasan diarahkan untuk menyusun tata kelola pelaksanaan Program Orang Tua Asuh secara menyeluruh. Pembahasan mencakup mekanisme pengelolaan program, pembentukan kepengurusan, serta sistem administrasi. Seluruh aspek tersebut disiapkan agar program berjalan efektif dan akuntabel.
Kepengurusan nantinya akan menjadi penghubung antara orang tua asuh dan calon mahasiswa penghafal Al-Qur’an. Dengan demikian, proses pendampingan dapat berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan. “Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Orang Tua Asuh bagi calon mahasiswa penghafal Al-Qur’an,” kata Dr. Pahmi.
Ia menjelaskan pembahasan mencakup tata kelola, pengelolaan program, pembentukan kepengurusan, hingga mekanisme administrasi. Seluruhnya disusun sebagai fondasi pelaksanaan program. Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan dukungan seluruh sivitas akademika. Karena itu, partisipasi dosen menjadi salah satu faktor penting.
Dr. Pahmi berharap para dosen, terutama yang memiliki tugas tambahan, bersedia menjadi orang tua asuh. Dukungan tersebut diharapkan memperkuat pembinaan mahasiswa tahfiz selama menempuh pendidikan. “Kami berharap para dosen bersedia menjadi orang tua asuh sehingga program ini berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, program tersebut juga membuka ruang keterlibatan masyarakat. Kehadiran pihak eksternal diharapkan memperluas manfaat bagi calon mahasiswa penghafal Al-Qur’an.
Sementara itu, Kepala Satuan Pengawas Internal UIN STS Jambi, Dr. Novi Mubyyarto, mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik. Menurutnya, seluruh pelaksanaan program harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa semangat membantu mahasiswa harus dibarengi kepatuhan terhadap prosedur. Langkah tersebut penting untuk mencegah potensi pelanggaran administrasi. “Program ini merupakan ikhtiar yang baik. Namun pelaksanaannya harus tetap mengikuti prosedur yang berlaku,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Biro AUPKK UIN STS Jambi, Dr. Muhammad Abdu, menyoroti pentingnya menjaga semangat sukarela. Menurutnya, nilai keikhlasan harus menjadi dasar pelaksanaan program. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang merasa terbebani. Program tersebut harus lahir dari kepedulian terhadap pendidikan para penghafal Al-Qur’an. “Jangan sampai dosen maupun pejabat merasa bahwa ini merupakan sebuah keterpaksaan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepedulian merupakan kekuatan utama program tersebut. Dengan semangat itu, manfaat program diyakini akan dirasakan secara luas. Program Orang Tua Asuh dirancang melibatkan pejabat, dosen, dan berbagai pihak eksternal. Seluruh unsur diharapkan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Melalui program ini, calon mahasiswa penghafal Al-Qur’an akan memperoleh dukungan pendidikan dan pendampingan. Pendampingan diharapkan membantu mereka menjalani perkuliahan dengan lebih optimal. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’annya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UIN STS Jambi membangun ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya generasi Qurani berprestasi.
Bagikan: