Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

FEBI UIN STS Jambi Yudisium 96 Mahasiswa, Siap Terjun ke Masyarakat

JAMBI — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar yudisium, pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan berlangsung di Wing C Kampus II UIN STS Jambi dengan suasana khidmat dan penuh rasa bahagia.

Wakil Rektor I UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin, M.A, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya peran lulusan dalam mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan dinamika sosial dan ekonomi.

Selanjutnya, Dekan FEBI, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I, turut menyampaikan ucapan selamat. Ia mengungkapkan rasa bangga atas capaian para mahasiswa yang mengikuti yudisium hari ini. Rafidah berharap lulusan FEBI mampu menjadi generasi unggul dan berintegritas. Selain itu, ia menekankan pentingnya kontribusi lulusan dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah.

Pembacaan Surat Keputusan yudisium oleh Wakil Dekan I, Dr. Elyanti Rosmanidar, M.Si. Dalam kesempatan ini, diumumkan nama-nama mahasiswa yang dinyatakan lulus. Selain itu, diumumkan pula mahasiswa berprestasi yang meraih predikat terbaik akademik dan nonakademik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian mahasiswa selama masa studi.

Ketua Panitia Yudisium, Sri Rahma, S.E., M.E, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar dan tertib. Yudisium tahun ini mengusung tema “Integritas, Intelektualitas, dan Inovasi Menuju Masa Depan Gemilang”.

Adapun jumlah peserta yudisium mencapai 96 mahasiswa. Rinciannya, Program Studi Ekonomi Syariah sebanyak 50 orang. Kemudian, Program Studi Perbankan Syariah berjumlah 15 orang. Selanjutnya, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah sebanyak 22 orang. Sementara itu, Program Studi Akuntansi Syariah diikuti oleh 9 mahasiswa.

Mahasiswa terbaik akademik diraih oleh Vanessa Nurul Annisa dari Program Studi Ekonomi Syariah. Ia mencatatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91 dengan predikat magna cumlaude. Sementara itu, mahasiswa terbaik nonakademik diraih oleh Muhammad Iqbal, S.E. Ia berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah dengan IPK 3,93 dan predikat cumlaude.

Yudisium ini menjadi penanda resmi kelulusan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Selain itu, prosesi ini juga menjadi refleksi atas perjalanan akademik yang telah ditempuh. Dengan bekal ilmu dan pengalaman, para lulusan mampu menjadi agen perubahan. Mereka juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi syariah di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses