Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Penyuluhan Hukum di UIN STS Jambi: Kolaborasi Fakultas Syariah dan LBH Pencerahan Hukum Indonesia

Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, pada Rabu (14/8), menyelenggarakan penyuluhan hukum partisipasi publik. Penyuluhan ini bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pencerahan Hukum Indonesia (PHI). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi publik dalam proses perancangan perundang-undangan dan peraturan presiden agar sesuai dengan konstitusi yang berlaku.

Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Syariah, Dr. D.I. Ansusa Putra, Lc., MA. Hum. Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memperluas wawasan dan keterampilan mahasiswa, khususnya yang berasal dari Program Studi Hukum Pidana Islam. “Kegiatan seperti ini sangat positif dan harus terus dilakukan. Ini merupakan langkah awal yang baik untuk mempererat kerjasama antara Fakultas Syariah dan LBH Pencerahan Hukum Indonesia,” ujar Dr. Ansusa.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Juanda, SH, yang merupakan advokat dari LBH Pencerahan Hukum Indonesia. Dalam penyuluhannya, Juanda membahas berbagai aspek penting terkait partisipasi publik dalam proses hukum di Indonesia. Serta peran masyarakat dalam memastikan agar peraturan yang dibuat benar-benar sesuai dengan konstitusi.

Acara ini diikuti oleh 40 mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI), yang antusias mengikuti setiap sesi yang diadakan. Peserta mendapatkan pengetahuan mendalam tentang proses perancangan undang-undang dan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan yang berdampak luas bagi publik.

Juanda juga menekankan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan dan menjamin perlindungan hak-hak konstitusional.

Penyuluhan ini diselenggarakan di Laboratorium Peradilan Semu, lantai 6, Fakultas Syariah. Tempat ini dipilih untuk memberikan pengalaman yang lebih nyata bagi para peserta, dengan harapan mereka dapat memahami lebih dalam mengenai proses peradilan dan hukum di Indonesia.

Di akhir acara, Dr. Ansusa menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. “Kami berharap ini bukan acara yang terakhir. kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang siap terjun ke dunia hukum dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni,” tambahnya.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, khususnya dari Prodi Hukum Pidana Islam, dapat lebih memahami peran mereka dalam masyarakat dan mereka dapat berkontribusi dalam menjaga konstitusi dan keadilan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses