Prof. Nasaruddin Umar Terima Undangan Kehormatan Dari Liga Dunia Islam
Menteri Agama Republik Indonesia , Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, kembali mendapat kehormatan dari Liga Dunia Islam (Muslik World League/MWL), organisasi keislaman yang terbesar di dunia yang berpusat di Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi. Undangan khusus ini menegaskan kembali posisi penting Menteri Agama sebagai salah satu tokoh terkemuka tingkat internasional dalam kancah pemikiran Islam global.
Undangan resmi ini ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal MWL, Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa, ditujukan kepada Prof. Nasaruddin Umar untuk menghadiri Upacara Peluncuran Platform Digital Liga Dunia Islam yang akan digelar pada Rabu, 26 November 2025.
Keterlibatan Prof. Nasaruddin dengan Liga Dunia Islam telah berlangsung sejak lama. Bahkan, sebelum menjabat sebagai Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin sudah berulang kali mendapatkan undangan resmi dari Rabithah Alam Islami. Kedekatan itu semakin kuat karena Prof. Nasaruddin dan Dr. Al-Issa sama-sama duduk sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Hadits Raja Salman yang berkedudukan di Madinah.
Pada agenda tahun ini, Prof. Nasaruddin sejatinya dijadwalkan hadir secara langsung bersama dua pendampingnya, Bunyamin Yafid dan Dr. Mukhlis Hanapi, yang selama ini setia mendampingi dalam berbagai aktivitas internasional. Namun, karena padatnya agenda kenegaraan di Tanah Air, beliau mewakilkan pembacaan sambutannya kepada Dr. Mukhlis Hanapi.
Kepercayaan yang terus diberikan Liga Dunia Islam kepada Prof. Nasaruddin baik sebelum maupun setelah menjabat Menteri Agama kembali menegaskan reputasinya sebagai tokoh moderasi Islam yang diperhitungkan di tingkat dunia. Kiprahnya dalam forum-forum internasional, kedekatannya dengan para pemimpin lembaga Islam global, serta kontribusinya dalam lembaga strategis di Arab Saudi menjadi bukti kuat bahwa nama beliau telah menembus panggung global.
Undangan ini bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga pengakuan dunia Islam terhadap peran Prof. Nasaruddin dalam menjembatani dialog keagamaan, memperkuat moderasi beragama, dan membawa nama Indonesia di level internasional.

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Mewakili civitas academica UIN STS Jambi, Rektor merasa bangga atas pencapaian dan kiprah Prof. Nasaruddin Umar yang terus mengharumkan nama Indonesia hingga kancah internasional.
“Sosok Prof. Nasaruddin Umar adalah contoh nyata bagaimana intelektualitas, kearifan, dan moderasi Islam dapat menjadi jembatan bagi dialog global. Semoga kontribusi beliau semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat moderasi beragama di dunia,” ujar Rektor. (*)