Rektor UIN STS Jambi Canangkan Program Zero Plastic dan Wakaf Pendidikan Islam

Berita 2 menit baca 249 kali dilihat
Rektor UIN STS Jambi Canangkan Program Zero Plastic dan Wakaf Pendidikan Islam

Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dan pendidikan berkelanjutan. Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful, resmi mencanangkan program zero plastic dan wakaf pendidikan Islam dalam PBAK 2025, Senin (25/8).

Dalam sambutannya, Prof. Kasful menegaskan bahwa kedua program ini bukan hanya slogan atau seremonial semata. Menurutnya, mulai sekarang seluruh civitas akademika harus sadar akan pentingnya kebersihan serta menjaga ekosistem lingkungan secara nyata.

Lebih lanjut, ia menekankan salah satu langkah sederhana yaitu memanfaatkan kembali sampah dengan cara mendaur ulang. Selain itu, penggunaan air minum kemasan sekali pakai juga perlu dikurangi secara konsisten. Dengan demikian, UIN STS Jambi berkomitmen menumbuhkan budaya ramah lingkungan di kalangan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. “Alhamdulillah, hari ini saya senang karena kita sudah menggunakan tumbler sebagai pengganti air minum kemasan,” ungkapnya.

Selain membahas lingkungan, Rektor juga menyampaikan pesan penting bagi mahasiswa baru UIN STS Jambi tahun akademik 2025/2026. Tahun ini, jumlah mahasiswa baru yang diterima mencapai 2.709 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertama, Prof. Kasful mengingatkan bahwa mahasiswa harus meluruskan niat karena menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap Muslim. Niat yang benar, katanya, akan meluruskan arah serta tujuan dalam menimba ilmu di perguruan tinggi.

Kedua, mahasiswa harus mampu menjadi kebanggaan orang tua, keluarga, dan masyarakat sekitar. Menurutnya, tidak semua generasi muda mendapatkan kesempatan berkuliah di perguruan tinggi. Oleh karena itu, kesempatan ini perlu dimanfaatkan dengan baik.

Ketiga, Rektor menekankan pentingnya menjaga akhlak dan adab selama berkuliah. Ia menegaskan bahwa kecerdasan dan prestasi tidak berarti tanpa akhlak mulia. “Adab selalu berada di atas ilmu,” tegasnya di hadapan mahasiswa baru.

Keempat, mahasiswa perlu menjalani perkuliahan dengan benar serta menaati aturan yang berlaku di kampus. Dengan begitu, mereka dapat menjadi mahasiswa tiga lang: cemerlang dalam prestasi, gemilang dalam berbagai bidang, serta terbilang karena kontribusinya.

Melalui program zero plastic dan wakaf pendidikan Islam, UIN STS Jambi berharap dapat mencetak generasi akademisi yang peduli lingkungan dan berkarakter. Di sisi lain, pesan moral yang Rektor sampaikan menjadi fondasi penting bagi mahasiswa baru. Dengan demikian, kampus tidak hanya mencetak lulusan berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan berdaya guna.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.