Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN Jambi Bagikan Eco Enzim Ramah Lingkungan untuk Cleaning Service

Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Melalui Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs (Sustainable Development Goals) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kampus ini membagikan cairan pembersih alami berbasis eco enzim kepada para petugas kebersihan.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mengurangi penggunaan bahan kimia dalam aktivitas kebersihan kampus, Selasa (14/10). Menurut Dr. Irmawati Sagala, Koordinator Lingkungan Hidup dan SDGs LPPM UIN STS Jambi, eco enzim yang dibagikan merupakan hasil fermentasi alami tanpa bahan kimia. “Kami berhasil memproduksi sekitar 150 botol dari 30 liter eco enzim hasil fermentasi alami. Bahan dasarnya berasal dari limbah kulit nenas dan air tetesan AC,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Irmawati menerangkan bahwa cairan eco enzim tersebut dibagikan khusus untuk petugas kebersihan yang bekerja di lingkungan fakultas, rektorat, dan Gedung Class Room (GCR). “Kami membagikan ke 10 titik kerja cleaning service. Masing-masing titik menerima sekitar tiga liter cairan pembersih ramah lingkungan,” tambahnya.

Menariknya, cairan eco enzim ini dikemas dalam botol bekas berukuran 600 mililiter. Meskipun setiap petugas kebersihan menerima lima botol untuk kebutuhan harian. Tetapi, langkah ini sekaligus juga mendukung prinsip reduce, reuse, dan recycle, yang menjadi bagian penting dari implementasi SDGs di lingkungan kampus.

Selain berfungsi sebagai cairan pembersih, eco enzim juga bermanfaat untuk mengurangi bau tidak sedap dan menjaga kualitas udara di sekitar area kerja. Dengan demikian, penggunaan eco enzim dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat dan hijau.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya ini. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat ekoteologi yang digaungkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. “Program ini sangat positif karena mencerminkan nilai-nilai ekoteologi dalam tindakan nyata. Kita perlu menanamkan kesadaran ekologis mulai dari hal sederhana,” ungkap Prof. Kasful.

Melalui kegiatan ini, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkomitmen terus mendorong gerakan kampus hijau dan berkelanjutan. Akhirnya, kolaborasi antara akademisi dan tenaga kebersihan, kampus dapat menjadi contoh nyata penerapan prinsip ramah lingkungan di dunia pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses