UIN Jambi Gelar Peringatan Isra’ Mikraj 1446 H
UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar peringatan Isra’ Mikraj 1446 H dengan penuh khidmat, Selasa (4/2). Acara ini berlangsung di Masjid As Shahabah dan dihadiri oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, beserta jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Prof. Kasful Anwar menegaskan pentingnya memahami perjalanan Isra’ Mikraj sebagai bagian dari keimanan. “Kita ingin melihat tapak tilas Rasulullah saat Isra’ Mikraj. Rasulullah menerima perintah shalat langsung dari Allah, sedangkan perintah lain melalui Malaikat Jibril. Ini menunjukkan bahwa shalat adalah penting dan tiang agama,” ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi perawatan Masjid As-Shahabah yang semakin baik. “Mari kita kembangkan jiwa sosial untuk membuat masjid lebih nyaman dan indah. Kita ingin masjid selalu penuh dengan bacaan Al-Qur’an dan kajian keislaman, terutama dengan adanya mahasiswa Ma’had,” tambahnya.
Rektor juga menyampaikan kabar gembira mengenai prestasi UIN STS Jambi dalam pelayanan disabilitas. “Alhamdulillah, kita mendapat peringkat sebagai 10 kampus terbaik di Indonesia dalam pelayanan disabilitas. UIN Jambi juga membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa disabilitas,” ungkapnya.

Peringatan Isra’ Mikraj ini menghadirkan Ustaz Abdul Latif, M.Ag sebagai penceramah. Ia menjelaskan makna “Subhanallah” yang berarti keagungan Allah. “Silaturahmi adalah ibadah luar biasa. Dalam perjalanan Isra’ Mikraj, Rasulullah tidak melakukan persiapan karena ini adalah kehendak Allah. Jika Allah berkehendak, tidak ada yang bisa menghalangi,” paparnya.
Ia juga menekankan ciri-ciri hamba Allah yang saleh. “Mereka senang bertaubat, selalu beristighfar, bangun malam untuk shalat, memaafkan orang lain, dan gemar berbuat baik,” tuturnya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Latif mengutip pesan ulama tentang pentingnya menjaga shalat. “Jaga shalat agar bisa masuk surga tanpa hisab. Jangan menjadi orang yang terlalu mencintai dunia, enggan berzakat dan bersedekah. Mereka lebih materialistik, hedonistik, dan individualistik,” katanya.
Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat mahasiswa tahfiz di UIN Jambi. “Saya senang di UIN Jambi ada mahasiswa tahfiz. Mereka adalah investasi masa depan bagi orang tua dan umat Islam,” pungkasnya.
Acara ini berlangsung khidmat dan memberikan manfaat spiritual bagi seluruh peserta. Peringatan Isra Mikraj di UIN STS Jambi menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan civitas akademika.