UIN Jambi Perluas Jejaring Global, Jalin Kerja Sama dengan Tiga Kampus Indonesia dan Malaysia
BATAM—Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama tiga institusi pendidikan tinggi nasional dan internasional.
Penandatanganan berlangsung di sela kegiatan 1st International Conference Selat Melaka Tourism, Hospitality, & Halal 2026. Konferensi internasional itu digelar pada 28-29 Juni 2026 di Conference Hall Batam Tourism Polytechnic, Batam. Momen ini menjadi ajang pertemuan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara ASEAN.
Selain itu, forum tersebut membahas penguatan kolaborasi pendidikan, industri, serta pengembangan pariwisata berbasis halal. Tiga institusi yang menjalin kerja sama dengan UIN Jambi berasal dari Indonesia dan Malaysia. Ketiganya adalah Batam Tourism Polytechnic, DMDI International College Malaysia, dan Universiti Geomatika Malaysia Melaka. Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas pada masa mendatang.
Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mendelegasikan penandatanganan kepada Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FEBI. Delegasi tersebut diwakili Dr. H. Kemas Imron Rosadi, M.Pd., sebagai representasi resmi UIN STS Jambi. Pendelegasian itu menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat hubungan kemitraan internasional secara berkelanjutan.
Sementara itu, konferensi tahun ini mengusung tema “Bridging Global Talent, Industry Innovation and Shared Prosperity Across ASEAN”. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Selain itu, inovasi industri menjadi bagian penting menghadapi persaingan global yang semakin dinamis.
Bagi UIN Jambi, forum internasional tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat posisi kelembagaan. Terutama, pengembangan pendidikan pariwisata berbasis syariah menjadi fokus yang terus dikembangkan universitas. Kerja sama internasional dinilai mampu memperkaya pengalaman akademik sivitas kampus melalui berbagai program bersama.
Program tersebut meliputi pertukaran dosen, mahasiswa, penelitian, hingga pengembangan kurikulum. Tidak berhenti pada penandatanganan MoU, UIN Jambi segera merealisasikan tindak lanjut kerja sama. Langkah konkret dilakukan melalui Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
MoA menjadi dasar pelaksanaan berbagai kegiatan akademik yang lebih teknis dan operasional. Melalui kesepakatan itu, kedua institusi akan mengembangkan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan. Kolaborasi mencakup pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada penguatan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan industri. Ekosistem pembelajaran berbasis kolaborasi diharapkan semakin memperkuat daya saing lulusan UIN Jambi. Di sisi lain, sinergi tersebut mendukung pengembangan sektor pariwisata dan industri halal kawasan ASEAN.
Kerja sama lintas negara juga menjadi peluang memperluas jejaring akademik bagi dosen dan mahasiswa. Dengan demikian, transfer pengetahuan dapat berlangsung lebih intensif antarperguruan tinggi. UIN Jambi berharap kemitraan ini menghasilkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Melalui jejaring internasional tersebut, universitas terus menegaskan komitmennya menuju kampus bereputasi global. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi Islam Indonesia.
