Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN STS Jambi Audiensi dengan Asosiasi Pengguna AI Indonesia, Bahas Pemanfaatan AI di Pendidikan Islam

Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar audiensi bersama Asosiasi Pengguna AI Indonesia (APAII) pada Selasa (12/8/2025). Pertemuan ini bertujuan membahas peluang dan tantangan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan pendidikan Islam di era digital.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar M.Pd, menyampaikan pandangannya terkait perkembangan teknologi AI yang sangat pesat. Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan Islam, UIN STS Jambi memiliki tanggung jawab besar mengikuti perkembangan tersebut.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa UIN STS Jambi tidak hanya berperan sebagai pengikut, tetapi juga sebagai pelopor teknologi. Oleh karena itu, integrasi AI dalam kurikulum dan riset menjadi langkah strategis yang harus segera dilakukan.

Prof. Kasful menambahkan, penerapan AI dapat membantu melahirkan generasi muslim unggul, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di kancah global. Karena itu, pihaknya sangat menyambut baik kolaborasi dengan APAII yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan ekosistem AI.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI harus diarahkan untuk tujuan kebaikan, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran di kampus. Selain itu, hasil audiensi ini akan ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret antara UIN STS Jambi dan APAII.

Sementara itu, perwakilan APAII memaparkan beragam kegunaan AI pada masa kini. Mereka menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi administrasi, mendukung penelitian, dan memperkaya metode pembelajaran interaktif.

Selain itu, AI mampu membantu analisis data akademik sehingga pengambilan keputusan di perguruan tinggi menjadi lebih cepat dan tepat. Penggunaan AI juga dapat memperluas akses pembelajaran melalui platform digital yang adaptif dan personal.

Perwakilan APAII menegaskan bahwa integrasi AI di sektor pendidikan perlu disertai literasi teknologi yang memadai. Dengan demikian, potensi AI dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan nilai-nilai etika dan moral.

Audiensi yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh Wakil Rektor, Ketua LPM, LP2M, Kepala UTIPD dan Wakil Dekan fakultas sains dan teknolgi. Akhirnya audiensi enghasilkan kesepahaman untuk menjalin komunikasi intensif dalam merumuskan program kerja sama. Program tersebut diharapkan mencakup pelatihan, riset bersama, serta pengembangan modul pembelajaran berbasis AI.

Melalui langkah ini, UIN STS Jambi optimis dapat menjadi pelopor pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan Islam. Selain itu, kerja sama ini diharapkan memberi kontribusi signifikan bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses