UIN STS Jambi Bagikan Masker dan Barang Preloved di Tengah Kabut Asap

Berita 2 menit baca 44 kali dilihat
UIN STS Jambi Bagikan Masker dan Barang Preloved di Tengah Kabut Asap

JAMBI – Kabut asap menyelimuti kawasan Kampus II UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Rabu (26/8/2026). Kondisi tersebut membuat kualitas udara di sekitar kampus kurang bersahabat. Karena itu, kesehatan sivitas akademika menjadi perhatian universitas.

Sebagai langkah pencegahan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., bersama panitia PBAK membagikan masker. Pembagian masker dilakukan kepada volunteer Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari kedua pelaksanaan PBAK di pelataran parkir Kampus II UIN STS Jambi. Pembagian masker menjadi bentuk kepedulian kampus terhadap kesehatan para volunteer dan peserta. Terlebih, mereka memiliki aktivitas cukup padat selama pelaksanaan PBAK. “Kita ingin memastikan volunteer dan peserta tetap terlindungi selama PBAK. Kondisi udara seperti ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Dr. Jamaluddin.

Selain pembagian masker, kegiatan hari ini juga diisi dengan pembagian barang preloved. Barang tersebut diperuntukkan bagi sivitas akademika yang membutuhkan. Barang preloved merupakan barang layak pakai yang masih memiliki manfaat bagi penerima. Program ini sekaligus mendorong kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan kampus.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kesehatan. Namun, kegiatan hari ini juga menghadirkan nilai sosial bagi sivitas akademika. Dr. Jamaluddin menyampaikan perhatian terhadap kesehatan perlu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. “Barang yang masih layak digunakan sebaiknya dapat dimanfaatkan kembali oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.

Terlebih, kondisi lingkungan kampus yang diselimuti kabut asap membutuhkan langkah pencegahan. Penggunaan masker menjadi salah satu upaya sederhana untuk mengurangi paparan udara kurang sehat.

Sementara itu, pembagian barang preloved memberikan manfaat langsung kepada sivitas akademika yang memerlukan. Melalui kegiatan ini, barang yang masih layak digunakan dapat kembali memberikan manfaat. Selain itu, kegiatan tersebut turut mengurangi potensi pemborosan barang yang masih memiliki nilai guna.

Pembagian barang preloved juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya berbagi di lingkungan UIN STS Jambi. Selanjutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas antarsivitas akademika. Kepedulian sosial menjadi salah satu nilai penting dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif. “Kita ingin membangun budaya saling peduli di lingkungan UIN STS Jambi,” ujarnya.

Melalui dua kegiatan tersebut, UIN STS Jambi menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan sekaligus kebutuhan sosial warga kampus. Dengan langkah sederhana tersebut, semangat kebersamaan di UIN STS Jambi diharapkan semakin kuat.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.