UIN STS Jambi dan KPU Provinsi Jambi Teken MoU
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menandatangani perjanjian kerja sama dengan KPU Provinsi Jambi, Selasa (23/9). Acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan lembaga penyelenggara pemilu daerah.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, hadir langsung dan menyampaikan sambutannya. Menurut Prof. Kasful, UIN STS Jambi saat ini terus berkembang dengan tujuh fakultas dan satu program pascasarjana.

Selain itu, saat ini kampus juga memiliki 50 program studi unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional. 24 prodi sudah terakreditasi unggul, demikian juga dengan UIN STS Jambi.
Dengan kondisi tersebut, Prof. Kasful menegaskan bahwa penandatanganan MoU menjadi peluang besar untuk kedua belah pihak. “Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata komitmen kita untuk memberikan manfaat bersama,” ujarnya.
Selama ini, Fakultas Syariah UIN STS Jambi telah mengirimkan mahasiswa melaksanakan program MBKM di KPU Jambi. Oleh karena itu, Prof. Kasful menyebut kolaborasi ini akan semakin memperluas ruang belajar mahasiswa.
“Kami juga memperkenalkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). UIN STS Jambi kini tidak hanya fokus pada prodi keagamaan, tetapi juga membuka prodi umum,” jelasnya.
Sinergi UIN STS Jambi dan KPU, Dorong Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jambi, Iron Sahroni, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, KPU berkomitmen menjaga integritas sebagai penyelenggara pemilu sekaligus mendukung pendidikan politik masyarakat. “Mahasiswa harus mendapat edukasi politik sejak dini, karena mereka adalah penopang utama demokrasi,” tegas Iron.
Ia juga menambahkan bahwa KPU siap mendukung kebutuhan kampus dalam pengembangan riset maupun pembelajaran terkait kepemiluan. “Jika UIN STS membutuhkan data terkait pemilu, kami akan selalu siap bekerja sama,” tambahnya.
Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Selain itu, mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung dalam memahami proses penyelenggaraan pemilu secara komprehensif.
Kerja sama antara kampus dan KPU ini juga menjadi bentuk persiapan menghadapi tantangan politik masa depan. Sebagai penutup, kedua belah pihak menegaskan kembali pentingnya sinergi dalam membangun demokrasi berkualitas di Indonesia.