JAMBI – Gebyar Dakwah 2026 yang diselenggarakan Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada 20 hingga 26 April sukses menarik perhatian. Sebab, kegiatan ini menjadi ajang nasional dakwah kreatif berbasis digital.
Kegiatan yang digelar secara hybrid, yakni daring dan luring, itu mempertemukan pelajar hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bertemu dalam kompetisi bernuansa Islami yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Mengusung tema transformasi dakwah digital berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) dan tantangan Generasi Z. Kegiatan ini menjadi ruang kreativitas baru bagi anak muda dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui media digital. Beragam cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari video kreatif, desain poster, hingga lomba khotbah Jumat.
Dari hasil lomba yang diumumkan pada Rabu (13/5/2026) kemarin, perhatian tertuju pada perlombaan kategori tingkat SMA/SMK. Perwakilan SMAN 3 Muaro Jambi berhasil meraih Juara 1 Lomba Video Kreatif. Dengan karya inspiratif yang dibawakan Januar Rizki Aldiansyah bersama tim. Dewan juri menilai karya tersebut mampu menghadirkan pesan dakwah dengan pendekatan visual modern yang relevan dengan keseharian generasi muda.
Sementara itu, pada cabang Lomba Desain Poster, SMA IT Al-Azhar tampil dominan setelah Zarani Fauziah sukses meraih Juara 1. Poster yang diusung mengangkat tema kepedulian sosial dan lingkungan dengan pendekatan kreatif serta edukatif. Karya tersebut dinilai mampu menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi sarana dakwah yang inovatif. Sekaligus efektif dalam menyampaikan pesan moral kepada masyarakat.
Pada kategori tingkat universitas, UIN Sunan Gunung Djati Bandung atas nama Reni Nursakinah keluar sebagai Juara 1 Lomba Video Kreatif tingkat nasional. Penampilan kreatif yang memadukan nilai dakwah, teknologi digital, dan isu keberlanjutan lingkungan menjadi keunggulan tersendiri di hadapan dewan juri.
Persaingan ketat juga terjadi pada cabang Lomba Khotbah Jumat. Mochammad Rizal Abror dari IAI YPBWI Surabaya berhasil meraih Juara 1 berkat penyampaian khutbah yang komunikatif, relevan, dan menyentuh persoalan umat masa kini.
Ketua Panitia, Dr. Muhammad Junaidi Habe, S.Ag., M.Si., mengatakan pelaksanaan kegiatan secara daring dan luring merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, konsep hybrid tidak hanya membuka akses partisipasi lebih luas. Tetapi juga menjadi bukti bahwa dakwah kreatif dapat berkembang seiring kemajuan teknologi digital.
“Pelaksanaan secara daring dan luring ini membuka ruang partisipasi lebih luas bagi peserta nasional. Sekaligus menunjukkan bahwa dakwah kreatif dapat berkembang mengikuti kemajuan teknologi digital,” ujarnya.
Selain kompetisi, acara puncak Gebyar Dakwah 2026 juga diisi seminar dan talkshow yang menghadirkan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Dalam kesempatan itu, Diza membawakan tema “Gen Z dan Tantangan di Dunia Pendidikan”.
Kehadiran tokoh muda tersebut dinilai semakin memperkuat semangat peserta untuk terus berinovasi, kreatif, dan berani bersaing di era digital yang berkembang cepat.
Melalui Gebyar Dakwah 2026, Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi muda yang mampu mengembangkan dakwah modern secara adaptif, moderat, dan berdampak positif bagi masyarakat luas di masa depan.