Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyambut kedatangan asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Senin (9/12). Kunjungan ini dalam rangka asesmen lapangan untuk Program Studi (Prodi) Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin, M. Ag, menyampaikan apresiasi atas kinerja tim UIN STS Jambi. “Sejak awal tahun, kami telah bekerja keras menjalankan berbagai asesmen lapangan. Alhamdulillah, proses ini mendukung peningkatan kompetensi kampus. Harapannya, akhir tahun ini UIN Jambi mendapatkan akreditasi unggul,” ujar Ayub.
Dia juga berharap asesmen lapangan ini menghasilkan hasil maksimal bagi Prodi SAA. “Program studi ini harus mendapat perhatian khusus, sesuai amanat Menteri Agama bahwa Prodi keagamaan harus tetap hidup di UIN. Yang penting adalah memastikan proses menuju keunggulan terus berlanjut,” tambahnya.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FUSA, Dr. Edi Kusnadi, M.Phil, melaporkan perkembangan akreditasi di fakultas tersebut. “Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama memiliki lima prodi. Saat ini, dua prodi, yaitu Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) dan Ilmu Hadis (ILHA), telah terakreditasi unggul. Semoga prodi lainnya, termasuk SAA, menyusul mendapatkan status yang sama,” ungkapnya.
Dr. Edi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Rektor UIN STS Jambi dan tim asesor BAN-PT. “Semoga kunjungan ini berdampak positif pada peningkatan kualitas layanan akademik di Prodi SAA,” tambahnya.
Bertempat di Amphitheater lantai empat, kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor II, III, Ketua LPM, Dekan, dan Kepala UPT dilingkungan UIN Jambi. BAN-PT mengirim dua asesor yang berkompeten dibidangnya, yaitu Prof. Dr. Risan Rusli, MA dan Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag.
Prof. Dr. Risan Rusli, MA, salah satu asesor menjelaskan tujuan utama asesmen lapangan ini adalah memastikan keabsahan dokumen yang telah dikirimkan oleh Prodi SAA. “Kami hadir untuk membaca dan mengkonfirmasi dokumen yang dikirimkan oleh program studi,” jelasnya.
Prof. Risan menambahkan, bahwa sebagai universitas islam, maka Prodi-prodi keagamaan harus tetap dipertahankan. “Prodi keagamaan di FUSA harus dipertahankan karena menjadi identitas utama UIN,” ujarnya.
Asesmen lapangan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi UIN STS Jambi sebagai kampus unggul. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membawa hasil terbaik, khususnya dalam meningkatkan akreditasi Prodi SAA.
