JAMBI — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi resmi menjadi tuan rumah Kompetisi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam II (KST PTKI II) Tahun 2026. Penetapan ini ditandai dengan pelaksanaan Kick Off yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (5/5/2026) pukul 14.00 WIB.
Kegiatan Kick Off diikuti oleh pimpinan, dosen, dan mahasiswa dari 21 Fakultas Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FST PTKIN) se-Indonesia. Turut hadir Ketua Forum Dekan (Fordek) FST PTKIN beserta jajaran pengurus. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIN STS Jambi dengan mengangkat tema “Inovasi Berkelanjutan dan Kearifan Lokal untuk Masa Depan Indonesia.”
Dalam sambutannya, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi berbasis kearifan lokal dalam menjawab tantangan masa depan. Ia juga berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan daya saing, serta melahirkan karya-karya inovatif yang berdampak bagi masyarakat.
KST PTKI II Tahun 2026 akan dilaksanakan secara daring dengan menghadirkan tujuh cabang lomba, yakni Pemetaan Tematik menggunakan Google My Maps, Batik Digital Nusantara, Esai, Short Video Competition, Poster Ilmiah, The Entrepreneurial Creator, dan Videografis.
Kompetisi ini terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif FST PTKI se-Indonesia. Rangkaian kegiatan dimulai dari tahap registrasi yang berlangsung pada April hingga Mei 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi, dan akan mencapai puncaknya pada babak final yang dijadwalkan pada Juni 2026.
Melalui penyelenggaraan KST PTKI II ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan keislaman dalam setiap inovasi yang dihasilkan.
