Wisuda UIN STS Jambi 2026: Alamsyahbani Raih Lulusan Terbaik Universitas dengan IPK Sempurna

Berita 3 menit baca 347 kali dilihat
Wisuda UIN STS Jambi 2026: Alamsyahbani Raih Lulusan Terbaik Universitas dengan IPK Sempurna

JAMBI – UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Wisuda Sarjana ke-71, Magister ke-44, dan Doktor ke-20 di Auditorium Chatib Quzwain, Sabtu (25/4/2026). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Ratusan wisudawan bersama keluarga tampak memenuhi auditorium sejak pagi. Suasana semakin hangat ketika nama-nama lulusan terbaik dipanggil satu per satu.

Wajah sumringah dan rasa bangga terlihat jelas dari para wisudawan, khususnya mereka yang berhasil meraih predikat terbaik, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Untuk kategori akademik, lulusan terbaik tingkat doktor diraih oleh Piet Yardi dari Program Doktor Ilmu Syariah dengan IPK 3,76 dan predikat Magna Cumlaude.

Pada jenjang magister, penghargaan terbaik diberikan kepada Sinta Nurya dari Program Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3,86 dan predikat Summa Cumlaude. Sementara itu, lulusan terbaik tingkat sarjana berasal dari berbagai fakultas. Ridho Viskitri Asaka dari Fakultas Syariah, Prodi Hukum Keluarga Islam, meraih IPK 3,99 dengan predikat Summa Cumlaude.

Dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Alamsyahbani dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam mencatat prestasi sempurna dengan IPK 4,00 dan predikat Summa Cumlaude. Selanjutnya, Aulia Isna Mayzahra dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, meraih IPK 3,97 dengan predikat Summa Cumlaude. Ridhaya Hanin dari Fakultas Adab dan Humaniora, Prodi Bahasa dan Sastra Arab, memperoleh IPK 3,97 dengan predikat Magna Cumlaude.

Vanessa Nurul Annisa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prodi Ekonomi Syariah, meraih IPK 3,91 dengan predikat Magna Cumlaude. Jauharul Ihsan dari Fakultas Dakwah, Prodi Manajemen Dakwah, memperoleh IPK 3,99 dengan predikat Cumlaude. Sedangkan Nadia Oktarina dari Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Sistem Informasi, berhasil meraih IPK 4,00 dengan predikat Magna Cumlaude.

Untuk wisudawan terbaik non akademik diraih oleh Erdin Ramadhani Almatu, Oxtavia Rizel Larasati Xenzo, Thariani Saffanah dan Rahnad Stiadi dari fakultas Syari’ah. Kemudian, Ropita, Intan Nirwana, Amalia Indriyani, Riski Amelia, Melltinur Asqosy, dan Dede Dwi Priyanti dari fakultas Tarbiyah Dan Keguruan. Selanjutnya, Nur Padila fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama, Ridhaya, Yulia Febrianti Putri fakultas Adab Dan Humaniora. Muhammad Iqbal Ekonomi Dan Bisnis Islam, Nur Jadidah dan Attoiyibah fakultas Dakwah. Rehan Aulia Arisdestama dan Ayu Fadillah dari fakultas Sains Dan Teknologi.

Penghargaan lulusan terbaik universitas periode I ini jatuh kepada Alamsyahbani dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Ia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik universitas berkat capaian IPK sempurna 4,00 dengan predikat Summa Cumlaude.

Dalam sambutannya mewakili wisudawan, Alamsyahbani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan akademik yang telah dilalui. “Hari ini, perjalanan kita di kampus ini selesai. Kita datang dengan sederhana, tetapi kita pulang dengan mimpi dan hasil yang luar biasa,” ujarnya.

Ia mengatakan, seluruh proses selama kuliah telah mengajarkan mahasiswa bagaimana mengelola kegagalan menjadi keberhasilan yang manis. “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Kita belajar bagaimana memanage kegagalan menjadi keberhasilan yang manis,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit yang telah memberikan dukungan pendidikan. Selain itu, ia memberikan penghormatan khusus kepada para orangtua yang selalu menjadi sumber kekuatan selama masa studi. “Ucapan terima kasih teramat besar kepada orangtua kita. Mereka adalah sosok yang selalu percaya dan yakin kita akan berhasil,” lanjutnya.

Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. “Hari ini bukan tentang kita yang telah lulus, tetapi bagaimana kita mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh lulusan untuk bergerak bersama dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. “Mari kita bergerak bersama, agar kehadiran kita menjadi solusi pemecah masalah, bukan sebaliknya,” pungkasnya.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.