Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Lomba Pertolongan Pertama Jadi Sorotan di Alawiyah Nasional ke-4

Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi kembali menjadi tuan rumah ajang lomba Wira Madya Palang Merah (Alawiyah) tingkat nasional ke-4. Kegiatan ini diikuti oleh 26 sekolah, terdiri dari 23 sekolah dari Provinsi Jambi dan 3 sekolah dari luar provinsi. Sekolah-sekolah di luar Jambi mengikuti ajang ini secara daring, sementara peserta dari Provinsi Jambi hadir langsung di Gedung FTK Lama, tempat berlangsungnya lomba.

Dari total peserta yang hadir, 3 sekolah merupakan SMP, sedangkan 20 lainnya adalah SMA. Perlombaan yang diadakan cukup beragam, termasuk lomba ikhwan akhwat, promosi kesehatan, poster, desain videografi PMR, perilaku hidup sehat, jurnalistik, cipta logo, perawatan keluarga, LCC, syarhil Quran, dan pertolongan pertama. Masing-masing lomba diadakan dengan tujuan untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan para peserta dalam bidang kepalangmerahan dan kesehatan.

Alawiyah ke-4 resmi dibuka pada Selasa (17/9) kemarin, oleh Asisten Sekda I Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, Arief Munandar menyampaikan apresiasi kepada UIN STS Jambi sebagai tuan rumah kegiatan yang sangat penting ini. Dia juga berharap ajang ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya kepedulian terhadap sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.

Setelah pembukaan, perlombaan langsung dimulai dengan berbagai kegiatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah lomba pertolongan pertama. Dalam lomba ini, para peserta menunjukkan kemampuan mereka dalam melakukan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Mereka mengikuti setiap sesi lomba dengan serius dan fokus, mengaplikasikan teknik yang diajarkan dalam pelatihan Palang Merah.

Tim juri turut mengawasi setiap langkah yang dilakukan oleh peserta. Mereka menilai ketepatan dan kecepatan dalam melakukan pertolongan pertama, serta kepatuhan peserta pada standar prosedur yang berlaku. Setiap sesi dipantau dengan seksama untuk memastikan semua peserta memahami pentingnya tindakan cepat dan tepat dalam kondisi darurat.

Selain lomba pertolongan pertama, berbagai lomba lainnya juga berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Setiap perlombaan tidak hanya bertujuan untuk menentukan pemenang, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan pelajar. Dengan ajang ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

Lomba Wira Madya Palang Merah tingkat nasional ini akan berlangsung sampai hari Jum’at (20/9). Dengan rangkaian lomba yang akan terus diadakan hingga penutupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses