JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi terus memperkuat tata kelola organisasi dan pelayanan administrasi melalui evaluasi kinerja rutin yang dilaksanakan setiap bulan.
Melalui Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian (AUPKK), kegiatan evaluasi kinerja Organisasi dan Kepegawaian kembali digelar pada Rabu (29/4/2026). Ini merupakan bagian dari upaya monitoring, pengendalian, serta penguatan kinerja aparatur di lingkungan kampus.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam memastikan seluruh program kerja berjalan efektif, terukur, dan sejalan dengan sasaran pembangunan kampus. Dalam pertemuan ini, Ketua Tim Organisasi dan Kepegawaian memaparkan laporan kinerja bulanan yang mencakup berbagai aspek penting. Mulai dari capaian pelaksanaan tugas, efektivitas program kerja, hingga optimalisasi pelayanan administrasi organisasi dan kepegawaian.
Pemaparan tersebut tidak hanya menjadi laporan rutin, tetapi juga berfungsi sebagai ruang evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang telah berjalan. Melalui evaluasi ini, setiap unit dapat melihat sejauh mana target yang telah dicapai, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah koordinasi untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan semakin meningkat.
Kepala Biro AUPKK, Muhammad Abdu memberikan respons positif terhadap hasil laporanyang disampaikan. Menurut kepala biro, evaluasi kinerja berkala merupakan instrumen penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan tugas. Juga dapat memperkuat sinergi antarunit kerja di lingkungan UIN STS Jambi.
Evaluasi yang dilakukan secara rutin akan dapat memastikan seluruh program tetap berjalan sesuai arah kebijakankampus. Terutama dapat melihat sejauh mana target strategis yang telah ditetapkan tercapai.
“Evaluasi bulanan ini bukan sekadar agenda administrative. Tetapi menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, terukur, dan akuntabel,” tegas Kepala Biro AUPKK.
Kepala Biro AUPKK juga menekankan pentingnya tindak lanjut atas setiap rekomendasi yang dihasilkan dari evaluasi. Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk nyata dalam meningkatkan efektivitas kinerja organisasi, memperkuat sistem administrasi kepegawaian, serta menciptakan tata kelola yang lebih adaptif terhadap kebutuhan institusi.
Sebagai unit yang memiliki peran koordinatif, Muhammad Abdu terus mendorong seluruh bagian agar menjadikan evaluasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar formalitas pelaporan. Pendekatan ini mampu menciptakan sistem kerja yang lebih responsif terhadap perubahan serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan kampus.
Dengan demikian, tata kelola organisasi dan kepegawaian UIN STS Jambi akan semakin efektif, efisien. Dan mampu mendukung peningkatan mutu layanan kampus secara menyeluruh. Untuk mewujudkan tata kelola kampus yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi seluruh civitas akademika.
