JAMBI — Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. Jamaluddin, resmi membuka pemilihan Senat Mahasiswa periode 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Chatib Quzwain, Kampus II UIN STS Jambi, Kamis (5/2/2026).
Pembukaan pemilihan ini menjadi awal penting bagi keberlanjutan organisasi kemahasiswaan di lingkungan UIN STS Jambi. Selain itu, agenda ini menandai dimulainya proses regenerasi kepemimpinan mahasiswa secara demokratis.

Dalam sambutannya, Dr. Jamaluddin menegaskan peran strategis Senat Mahasiswa sebagai wadah utama organisasi kemahasiswaan. Ia menyampaikan bahwa Senat Mahasiswa harus menjadi rumah besar bagi UKM dan UKK di UIN STS Jambi.
Menurutnya, keberadaan Senat Mahasiswa yang kuat akan mendorong lahirnya kegiatan mahasiswa yang lebih beragam dan inovatif. Dengan demikian, atmosfer akademik dan nonakademik kampus dapat berkembang secara seimbang.
Lebih lanjut, Dr. Jamaluddin menekankan bahwa pemilihan ini merupakan ruang pembelajaran yang sangat berharga. Ia menyebut proses ini sebagai sarana belajar berorganisasi, berpolitik, hingga membangun kemampuan lobi.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapan besar terhadap pimpinan mahasiswa yang akan terpilih. Menurutnya, siapapun yang terpilih harus mampu membawa UIN STS Jambi menjadi lebih baik ke depan. Ia menambahkan bahwa kualitas Dewan Eksekutif Mahasiswa di masa mendatang berada di tangan mahasiswa sendiri. Oleh karena itu, mahasiswa harus bertanggung jawab menjaga marwah organisasi dan kampus.
Dr. Jamaluddin juga menekankan pentingnya prinsip kebaikan dalam setiap langkah kepemimpinan mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa keunggulan kampus harus sejalan dengan keunggulan organisasi kemahasiswaannya. Selanjutnya, ia berharap Ketua Senat Mahasiswa terpilih mampu bersikap kritis dan terbuka terhadap kerja sama. Kerja sama tersebut diharapkan terjalin kuat dengan UKK dan UKM di seluruh fakultas.
Sementara itu, perwakilan Senat Mahasiswa periode sebelumnya turut menyampaikan pandangannya. Ia berharap ketua terpilih nantinya mampu menjadi figur yang kritis, kolaboratif, dan berintegritas. Pernyataan tersebut sejalan dengan tema kegiatan pada pemilihan kali ini. Tema tersebut adalah “Mewujudkan Peran Senat Mahasiswa dalam Mengoptimalkan Organisasi Mahasiswa yang Kritis, Interaktif, dan Berintegritas.”
Tema itu menegaskan arah gerak organisasi mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan zaman. Selain itu, tema tersebut mendorong terwujudnya budaya dialog dan partisipasi aktif mahasiswa.
Adapun pemilihan Senat Mahasiswa periode 2026 ini diikuti oleh dua kandidat. Kedua kandidat berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.