DWP UIN Jambi Gelar Edukasi Pencegahan ISPA, Bagikan Masker dan Cek Kesehatan Gratis

Berita 3 menit baca 65 kali dilihat
DWP UIN Jambi Gelar Edukasi Pencegahan ISPA, Bagikan Masker dan Cek Kesehatan Gratis

JAMBI – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan edukasi kesehatan. Pertemuan berlangsung di ruang Munaqasah Fakultas Ushuddin dan Studi Agama, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema Perempuan Peduli Kesehatan: Pencegahan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam Menghadapi Bencana Asap. Selain edukasi kesehatan, kegiatan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan darah gratis, dan pembagian masker gratis.

Melalui kegiatan ini, DWP UIN STS Jambi mendorong peningkatan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Terlebih, kondisi kabut asap memerlukan perhatian bersama untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Wakil Ketua Subunit DWP Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Dr. Ermawati, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para anggota DWP. Ia juga menegaskan bahwa program DWP turut mendukung keberhasilan program kampus.

Menurut Ermawati, partisipasi anggota menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan organisasi. Oleh karena itu, pertemuan rutin ini dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pelaksanaan program yang bermanfaat.

DWP Jadi Wadah Silaturahmi dan Edukasi Kesehatan

Sementara itu, Ketua DWP UIN STS Jambi yang diwakili Ny. Fatmawati Jamaluddin menyampaikan apresiasi kepada FUSA atas penyelenggaraan kegiatan hari ini. Ia juga mengapresiasi anggota DWP yang tetap meluangkan waktu untuk mengikuti agenda kegiatan di tengah kesibukan masing-masing.

Fatmawati menjelaskan, sekitar 80 persen anggota DWP UIN STS Jambi merupakan perempuan yang bekerja. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk saling memahami kesibukan dan tetap menjaga komunikasi.

“Mari kita pererat silaturahmi agar persatuan DWP UIN Jambi semakin kuat. Dengan sinergi, kita dapat menjalankan program DWP secara bersama-sama,” ujarnya.

Selain memperkuat hubungan antaranggota, Fatmawati menilai edukasi kesehatan sangat relevan dengan kondisi kabut asap yang sedang melanda Kota Jambi dan sekitarnya. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Ia berharap DWP dapat terus menjadi wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan informasi yang bermanfaat. Dengan demikian, setiap kegiatan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat kampus dan lingkungan sekitarnya.

Dekan FUSA Apresiasi Sinergi Sivitas Akademika

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Dr. Zikwan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika FUSA. Ia berterima kasih atas dukungan dan sinergi yang terbangun dalam berbagai kegiatan DWP.

Zikwan berharap DWP UIN STS Jambi semakin berkembang dan mampu menjalankan program-program yang bermanfaat. Ia juga berharap organisasi tersebut terus meraih keberhasilan melalui kerja sama dan partisipasi seluruh anggotanya.

Dukungan sivitas akademika menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan organisasi. Karena itu, kolaborasi antara anggota DWP dan fakultas diharapkan terus terpelihara.

Dosen Fakultas Kedokteran Sampaikan Edukasi Pencegahan ISPA

Pada sesi utama, edukasi kesehatan disampaikan oleh dr. Silvia Handayani, dosen Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi. Materi berfokus pada pencegahan ISPA serta upaya menjaga kesehatan ketika menghadapi paparan kabut asap.

Ia memulai materi dengan pertanyaan, berapakah angka ISPU hari ini di Kota Jambi? Ibu-ibu menjawab untuk Kota Jambi 184. Dan untuk Muaro Jambi di kisaran 169.

“Dari angka tersebut, kita bisa melihat bahwa kualitas udara di Kota dan Muaro Jambi masih tidak sehat. Untuk itu, tuga kita sebagai seorang ibu, yang saat ini anak-anak kita masih dalam pembelajaran daring. Kita adalah garda terdepan untuk memastikan kesehatan keluarga,” jelas dr. Silvia.

Ia juga meminta, agar ibu-ibu dapat membaca kualitas udara harian. “Kita jangan hanya melihat bahwa cuaca terang. Yang lebih berbahaya adalah partikel halus yang tidak kelihatan”, tambah dr. Silvia

“Tiap rumah hendaknya memiliki ruang sehat, yang bebas asap. Jangan lupa perbanyak minum air putih dan pastikan kondisi anggota keluarga. Jika ada anggota keluarga yang batuk sampai seminggu tidak sembuh, segera periksa kef askes terdekat”, ungkapnya.

Edukasi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan kesehatan pernapasan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian masker melengkapi kegiatan dengan layanan yang dapat dimanfaatkan secara langsung.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.