FEBI UIN STS Jambi Gelar Workshop OBE, Perbarui Kurikulum Agar Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja

Berita 3 menit baca 340 kali dilihat
FEBI UIN STS Jambi Gelar Workshop OBE, Perbarui Kurikulum Agar Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja

JAMBI – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Workshop Outcome Based Education (OBE), Selasa (2/6/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Senat lantai enam kampus II UIN STS Jambi.. Mengusung tema “Transformasi Kurikulum FEBI Menuju Outcome Based Education: Membangun Lulusan Kompeten, Adaptif, dan Berdaya Saing”. Dengan menghadirkan pemateri nasional, Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr. Pahmi, pimpinan fakultas, para mitra, serta mahasiswa.

Dr. Pahmi, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya prinsip keberlanjutan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Ia menjelaskan bahwa sehari sebelumnya, Senin (1/6/2026) kampus telah memulai Pekan Lingkungan Hidup. Kegiatan itu diinisiasi oleh Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs UIN STS Jambi.

Menurutnya, terdapat tiga pilar utama dalam konsep Sustainable Development Goals (SDGs). Ketiga pilar tersebut adalah ekonomi, lingkungan, dan sosial. “Ketiganya harus dijaga dengan baik agar tetap berkelanjutan dan tidak musnah,” ujarnya.

Ia menambahkan, hilangnya salah satu pilar akan mengancam keberlangsungan kehidupan. Karena itu, keseimbangan ketiganya harus terus dipertahankan. Selanjutnya, ia mengaitkan prinsip tersebut dengan penyusunan kurikulum pendidikan tinggi. Menurutnya, kurikulum juga harus dibangun dengan semangat keberlanjutan.

Dr. Pahmi mengatakan bahwa makna pendidikan sangat luas. Pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan berperan dalam memanusiakan manusia. Pendidikan juga membentuk individu yang beradab dan berilmu. Karena itu, kurikulum harus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Lulusan juga harus mampu menjawab tantangan zaman yang terus berubah.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, menjelaskan bahwa workshop merupakan tahapan akhir dari proses panjang penyusunan kurikulum. Sebelum workshop dilaksanakan, FEBI telah menggelar berbagai diskusi dan reviu kurikulum. Kegiatan tersebut melibatkan pemateri nasional maupun internasional.

Menurut Rafidah, seluruh masukan yang diperoleh menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kurikulum. Hasilnya kemudian dibahas secara mendalam melalui workshop tersebut. “Kami berharap memperoleh hasil akhir yang baik sehingga mata kuliah di FEBI semakin relevan dengan kebutuhan pasar,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan OBE menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan. Dengan pendekatan ini, kurikulum dirancang berdasarkan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah lulus.

Karena itu, setiap mata kuliah akan dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan dunia kerja. Langkah tersebut dilakukan agar lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri.

Lebih lanjut, Wakil Rektor II menegaskan bahwa pembaruan kurikulum tidak berarti meninggalkan nilai-nilai yang telah ada sebelumnya. Sebaliknya, nilai lama dan nilai baru harus dipadukan secara harmonis.

Menurutnya, perpaduan tersebut akan menghasilkan kurikulum yang lebih kuat dan relevan. Dengan demikian, FEBI dapat melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing.

Melalui workshop ini, FEBI UIN STS Jambi berharap mampu menghasilkan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, kurikulum yang diperbarui diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja di masa depan.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.