Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Lulus Ujian Skripsi dengan Inovasi Video BISINDO Berbasis AI

Berita 3 menit baca 114 kali dilihat
Mahasiswa Disabilitas UIN STS Jambi Lulus Ujian Skripsi dengan Inovasi Video BISINDO Berbasis AI

JAMBI – Suasana haru mewarnai ruang ujian skripsi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Senin (20/7/2026). Momen tersebut terjadi saat seorang mahasiswa disabilitas berhasil mempertahankan skripsinya di hadapan tim penguji.

Mahasiswa tersebut adalah Mila Erdita dari Program Studi Sistem Informasi. Mahasiswa semester delapan itu sukses menyelesaikan ujian skripsi setelah mempresentasikan hasil penelitiannya secara meyakinkan.

Mila mengangkat penelitian berjudul “Perancangan Video Interaktif Pembelajaran BISINDO Artificial Intelligence di SLBN 1 Kota Jambi”. Penelitian tersebut lahir dari kepeduliannya terhadap kebutuhan media pembelajaran yang lebih inklusif bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Melalui penelitian itu, Mila merancang video interaktif berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Media tersebut ditujukan untuk membantu proses pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bagi siswa di SLBN 1 Kota Jambi. Selain menghadirkan materi pembelajaran yang lebih menarik, video tersebut juga dirancang agar mudah dipahami oleh pengguna. Dengan demikian, proses belajar diharapkan menjadi lebih efektif dan mudah diakses oleh peserta didik.

Selama kurang lebih satu jam, Mila memaparkan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji. Ia menjelaskan latar belakang penelitian, metode perancangan, hingga hasil uji coba produk yang dilakukan di sekolah. Meski menjalani ujian dengan tantangan tersendiri, proses presentasi berlangsung lancar. Mila mengikuti seluruh tahapan ujian dengan didampingi seorang Juru Bahasa Isyarat (JBI) sebagai penerjemah.

Selanjutnya, tim penguji memberikan berbagai masukan untuk penyempurnaan penelitian tersebut. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas semangat, inovasi, serta kontribusi nyata yang dihasilkan melalui karya ilmiah tersebut.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi, H. Arfan, S.Th.I., M.Soc.Sc., Ph.D., mengatakan keberhasilan Mila menjadi bukti komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif.

“Ini adalah bentuk komitmen UIN STS Jambi dalam melayani mahasiswa berkebutuhan khusus dengan sepenuh hati. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun mahasiswa yang tertinggal dalam mengakses pendidikan tinggi. Prestasi ananda hari ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan memberi manfaat bagi orang lain,” ujar Arfan.

Menurutnya, UIN STS Jambi terus membangun lingkungan akademik yang ramah bagi seluruh mahasiswa tanpa membedakan kondisi fisik maupun kemampuan mereka. Dukungan fasilitas, pendampingan dosen, serta layanan akademik yang adaptif menjadi bagian dari upaya tersebut.

Arfan berharap hasil penelitian Mila tidak berhenti sebagai karya akademik semata. Sebaliknya, inovasi tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga memberi manfaat yang lebih luas. “Kita juga berharap karya skripsi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan benar-benar diimplementasikan di SLBN 1 Kota Jambi sebagai salah satu solusi pembelajaran berbasis teknologi,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D., mengaku bangga atas capaian Mila. Menurutnya, kelulusan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan ekosistem kampus inklusif yang terus dibangun.

Nisaul menjelaskan saat ini UIN STS Jambi memiliki 30 mahasiswa difabel aktif. Sebagian besar merupakan mahasiswa Tuli yang membutuhkan layanan pendampingan secara khusus selama proses pembelajaran.

“Saat ini kami punya 30 mahasiswa difabel aktif, dengan proporsi terbesar adalah mahasiswa Tuli yang memiliki tantangan tersendiri. Kelulusan Mila adalah capaian kita bersama, berkat ekosistem kampus yang mendukung, para relawan, dan khususnya teman-teman Juru Bahasa Isyarat yang setia mendampingi selama proses perkuliahan hingga menyempurnakan keberhasilan ini,” ujarnya.

Di akhir sidang, tim penguji menyatakan Mila lulus setelah berhasil mempertahankan skripsinya. Pengumuman tersebut disambut tepuk tangan dari dosen penguji, keluarga, serta rekan-rekan yang hadir di ruang ujian.

Momen itu menjadi simbol bahwa pendidikan tinggi yang inklusif mampu membuka kesempatan yang setara bagi setiap mahasiswa. Lebih dari itu, keberhasilan Mila menunjukkan bahwa inovasi, semangat, dan kerja keras dapat melahirkan karya yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.