UIN STS Jambi Launching Aplikasi Pengukuran CPL, Perkuat Evaluasi Mutu Lulusan
JAMBI — Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus memperkuat sistem penjaminan mutu akademik melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal tersebut ditandai dengan launching dan sosialisasi Aplikasi Pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN STS Jambi tersebut berlangsung di Amphitheater Lantai 4 Gedung Rektorat UIN STS Jambi. Launching dipimpin sekaligus diarahkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN STS Jambi, Dr. H. Ayub Mursalin, S.Ag., M.A.
Kegiatan ini turut dihadiri para Wakil Dekan I, Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD), perwakilan LPPM, para Ketua Program Studi serta Sekretaris Program Studi di lingkungan UIN STS Jambi.
Dalam arahannya, Ayub Mursalin menegaskan bahwa kualitas perguruan tinggi tidak cukup hanya diukur dari terlaksananya proses pendidikan dan pembelajaran. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi juga harus dilihat dari kualitas lulusan yang dihasilkan setelah menyelesaikan seluruh proses pendidikan.
“Pada kesempatan pagi hari ini kita menghadiri launching dan sosialisasi Aplikasi Pengukuran CPL. Tentu kita sama-sama sudah memahami bahwa mutu sebuah perguruan tinggi tidak hanya dilihat dari berjalannya tridharma perguruan tinggi, salah satunya adalah pembelajaran, tetapi kita melihat dari output-nya, benar-benar menjadi lulusan yang berkualitas,” ujar Ayub.
Ia menjelaskan, untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dibutuhkan tahapan dan arah yang terukur. Proses pendidikan, kata dia, tidak semata-mata dimaknai sebagai rangkaian perkuliahan sejak semester awal hingga akhir, termasuk menyelesaikan 16 kali pertemuan dalam satu mata kuliah, tetapi harus memiliki capaian yang jelas.
“Untuk mencapai lulusan berkualitas tentu ada tahapan-tahapan. Salah satunya adalah bagaimana kita menentukan arah. Kita tidak hanya sekadar masuk semester awal sampai akhir, selesai perkuliahan, selesai 16 pertemuan, tetapi benar-benar ada yang kita capai. Tentu itu menjadi jalur atau peta untuk mencapai itu. Nah, ini yang kita buat adalah CPL,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPM UIN STS Jambi, Dr. Tanti, M.Si., mengatakan pengukuran keberhasilan pembelajaran mahasiswa tidak cukup hanya menggunakan indikator Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Menurutnya, capaian pembelajaran perlu dilihat secara lebih komprehensif melalui ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan dalam CPL dan kemudian diturunkan ke dalam Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).
“Outcome dari pembelajaran mahasiswa itu tidak hanya dilihat dari IPK, tetapi dilihat dari sejauh mana capaian masing-masing kompetensi CPL, kemudian diturunkan menjadi CPMK, sehingga setiap mahasiswa nantinya mendapatkan hasil evaluasi lebih komprehensif,” ujar Tanti.
Peluncuran aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya UIN STS Jambi untuk membangun sistem evaluasi pembelajaran yang lebih terukur, terdokumentasi dan terintegrasi. Melalui aplikasi pengukuran CPL, capaian kompetensi mahasiswa diharapkan dapat dipantau secara lebih sistematis, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi program studi dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Implementasi sistem tersebut juga diharapkan memperkuat budaya mutu di lingkungan akademik UIN STS Jambi. Dengan indikator capaian yang jelas, proses pembelajaran tidak berhenti pada pemenuhan administrasi perkuliahan, tetapi diarahkan pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan standar dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan perguruan tinggi.

Bagikan: