M. Azik Jadi Wisudawan Terbaik UIN STS Jambi dengan Artikel Ilmiah Terbit di Jurnal Scopus
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui perhelatan Wisuda Sarjana ke-70, Magister ke-43, dan Doktor ke-19. Pada wisuda yang berlangsung Sabtu dan Minggu (29-30/11/2025), kampus secara resmi menetapkan M. Azik sebagai wisudawan terbaik. Ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah.
Selain itu, M. Azik meraih gelar sarjana dengan IPK 3,97 dan predikat summa cum laude. Prestasi akademik tersebut diperkuat dengan keberhasilan karya ilmiahnya yang diakui di tingkat internasional. Artikel ilmiah berjudul “Critical Analysis of the Concept of Qirā’ah Mubādalah (Theory of Reciprocal Reading) in the Dynamics of the Development of Islamic Marriage Legal Theory” berhasil diterima di jurnal bereputasi Scopus Q2. Artikel tersebut dimuat dalam Manchester Journal of Transnational Islamic Law & Practice yang terbit di United Kingdom.
Kemudian, prestasi ini semakin menegaskan kualitas lulusan UIN STS Jambi yang mampu bersaing di kancah global. Achievements semacam ini menjadi bukti bahwa kampus terus mendorong budaya akademik yang unggul.
Selanjutnya, dalam pesan dan kesan sebagai perwakilan wisudawan, M. Azik menyampaikan rasa bangga dan haru. Ia menyatakan bahwa para wisudawan hari ini merupakan lulusan terbaik dan unggul. Mereka diyakininya siap bersaing secara nasional maupun internasional. Menurutnya, keberhasilan yang diraih bukan hanya hasil dari usaha pribadi. Ada campur tangan dan doa kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan penuh.
Ia kemudian menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan. Ia berasal dari keluarga sederhana. Namun demikian, kedua orang tuanya selalu memberikan motivasi dan semangat tanpa henti. Mereka rela menyingkirkan banyak keinginan demi masa depan anak-anaknya. Ayahnya bekerja tanpa mengenal lelah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sementara itu, ibunya selalu berusaha memastikan dapur tetap berasap.
Selanjutnya, M. Azik menyampaikan filosofi dari Buya Hamka yang menjadi prinsip hidupnya. “Jika perahu telah dikayuh ke tengah, maka jangan kembali pulang. Biarkan kemudi patah dan layar robek. Itu lebih mulia daripada menyerah,” ujarnya.
Selain itu, ia berpesan agar para lulusan tetap sederhana dan rendah hati. Menurutnya, wisudawan adalah penjaga harapan, penjaga nilai, dan agen perubahan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lulusan membuktikan bahwa ilmu bukan sekadar prestasi. Ilmu harus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen dan civitas akademika UIN STS Jambi. Ia berharap pengalaman belajar di kampus menjadi bekal berharga dalam menapaki masa depan.
Dengan prestasi tersebut, UIN STS Jambi semakin menunjukkan komitmen mencetak generasi ilmiah yang berdaya saing global dan berkarakter kuat.