Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Pemuda Peduli Produk Halal, UIN STS Jambi Gelar Pelatihan Bersama BI

JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar pelatihan pendamping proses produk halal bertajuk “Pemuda Peduli Produk Halal”. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem halal di lingkungan kampus. Selain itu, program ini juga mendorong peran aktif generasi muda dalam mendukung industri halal nasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Jamaluddin membuka pelatihan ini secara resmi. Ia memberikan penekanan pada aspek nilai dari kegiatn ini. “Halal bukan sekadar produk, melainkan memiliki dimensi teologis yang kuat. Dengan kata lain, konsep halal merupakan perintah langsung dari Allah yang harus dijalankan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa sertifikasi halal tidak boleh dipandang sebatas formalitas administratif. Sebaliknya, sertifikasi harus menjadi bagian dari komitmen moral dan spiritual. Oleh sebab itu, peserta diminta untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan ini secara maksimal.

Sementara itu, Ketua LP2M UIN STS Jambi, Dr. Fridiyanto, melaporkan bahwa peserta telah melalui tahapan seleksi sebelumnya. Seleksi tersebut berlangsung selama lima hari secara daring melalui platform Learning Management System. Dengan demikian, peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan orang-orang terpilih dengan kesiapan yang memadai.

Selanjutnya, pelatihan ini diikuti oleh 81 peserta selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 21–22 April 2026. Peserta terdiri dari dosen dan mahasiswa yang mewakili delapan fakultas di UIN STS Jambi. Komposisi ini menunjukkan sinergi antara akademisi dan generasi muda dalam penguatan literasi halal.

Di sisi lain, capaian LP3H UIN STS Jambi juga menunjukkan perkembangan signifikan. Pada periode Januari hingga Mei 2025, lembaga ini telah menerbitkan sebanyak 29 sertifikasi halal. Namun demikian, setelah mendapatkan fasilitasi dari Bank Indonesia, jumlah sertifikasi meningkat pesat. Bahkan, total sertifikat halal yang diterbitkan telah mencapai lebih dari 250 sertifikat.

Oleh karena itu, peningkatan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas lembaga. Sinergi antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia terbukti mampu meningkatkan kinerja para pendamping halal. Hal ini sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai motor penggerak ekonomi syariah.

Perwakilan Bank Indonesia, Nurcahaya, menyampaikan beberapa alasan penting mendukung program ini. Pertama, penguatan sektor halal berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, ia menegaskan bahwa peran pemuda sangat strategis dalam mengembangkan industri halal. Bahkan, ia menyebut peserta sebagai “pahlawan halal” bagi masa depan ekonomi syariah.

Akhirnya, melalui pelatihan ini, UIN STS Jambi mampu mencetak pendamping halal yang kompeten dan berintegritas. Dengan demikian, kontribusi nyata terhadap penguatan industri halal di Indonesia dapat terus ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses