Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Pengukuhan Petugas Haji 1447 H, Rektor UIN STS Jambi Dukung Pelayanan Jamaah Lebih Inklusif

JAMBI — Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, menghadiri kegiatan Pengukuhan Petugas Haji Provinsi Jambi Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini berlangsung di rumah dinas Gubernur Jambi, Selasa (21/4/2026), dengan mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Ramah Perempuan”.

Pengukuhan ini mencakup sejumlah petugas haji, di antaranya Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter, PPIH Arab Saudi, Petugas Haji Daerah (PHD), serta Pembimbing Ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Gubernur Jambi, Al Haris, dalam sambutannya berharap para petugas yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas secara optimal dalam melayani jamaah haji asal Jambi. Ia menyebutkan, jumlah jamaah haji asal Jambi pada tahun ini mencapai 3.306 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 persen merupakan jamaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami berharap seluruh petugas dapat bekerja maksimal dalam mengawal, mengurus, dan melayani jamaah sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujar Al Haris.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan petugas, terutama dalam memberikan pendampingan kepada jamaah lansia agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi memberikan dukungan besar terhadap penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam pembiayaan transportasi.

Menurut dia, biaya penerbangan jamaah haji dari Jambi menuju embarkasi sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah. “Di beberapa provinsi lain, jamaah masih dikenakan biaya tambahan sekitar Rp7,5 juta. Namun di Jambi, biaya tersebut tidak dibebankan kepada jamaah,” kata Wahyudi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp29,5 miliar untuk mendukung kebutuhan tersebut, meskipun sempat mengalami kekurangan anggaran.

Dalam kesempatan itu, Wahyudi juga meminta para petugas haji untuk turut mendoakan kebaikan bagi masyarakat dan daerah Jambi saat berada di Tanah Suci. “Kami berharap para petugas dapat mendoakan agar daerah Jambi senantiasa diberkahi dan masyarakatnya diberikan kesehatan serta kekuatan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif dan berorientasi pada pelayanan jamaah. Menurut dia, tema haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan haji yang lebih humanis.

“UIN STS Jambi mendukung penuh upaya peningkatan kualitas layanan haji, terutama bagi jamaah lansia dan kelompok rentan lainnya. Ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi melalui edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan haji.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan haji, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses