Rektor UIN STS Jambi Sapa Calon Mahasiswa Difabel Peserta UM-PTKIN 2026

Berita 3 menit baca 16 kali dilihat
Rektor UIN STS Jambi Sapa Calon Mahasiswa Difabel Peserta UM-PTKIN 2026

JAMBI – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, menyapa secara langsung calon mahasiswa berkebutuhan khusus (difabel) yang mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lantai 2 UIN STS Jambi Kampus II Desa Simpang Sungai Duren, Jambi Luar Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd didampingi Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi SY, M.Si, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UIN STS Jambi, Dr. H. Helmi, M.Ag, serta Ketua Tim Admisi, Heri Noveldi, M.H. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua Koordinasi Pusat Kajian Gender, Anak dan Disabilitas UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D, yang saat itu melakukan wawancara dan pendampingan terhadap peserta difabel.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd menyapa satu per satu calon mahasiswa difabel dengan menanyakan nama, tempat tinggal, serta program studi yang dipilih. “Siapa nama kamu? Tinggal dimana? Dan memilih prodi apa,” kata Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd penuh keakraban saat menyapa calon mahasiswa difabel tersebut.

Selain menyapa para peserta, Rektor juga memberikan perhatian terhadap kesiapan calon mahasiswa yang berasal dari luar daerah. “Kalau tempat tinggal jauh, jika lolos nanti bisa tinggal di Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi, lebih dekat karena kalau antar setiap hari jauh.” kata Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.

Rektor turut memberikan doa dan harapan kepada para peserta yang mengikuti seleksi. “Semoga bisa lulus seleksi dan bisa menjadi mahasiswa uin sts jambi.” ucap Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.

Salah satu wali peserta, Hj. Dasimar, S.Pd, yang merupakan nenek dari calon mahasiswa difabel, mengaku datang dari Kabupaten Sarolangun untuk mendampingi cucunya mengikuti seleksi. “Saya dari sarolangun Hj. Dasimar, S. Pd ngantar cucu untuk masuk kuliah di UIN STS Jambi prodi perpustakaan jalur difabel, mudah mudahan cucu sayo lulus,” ujar Hj. Dasimar, S.Pd.

Sementara itu, salah satu calon mahasiswa difabel, Muhammad Rizki Isfandi, menyampaikan harapan besarnya untuk dapat diterima di UIN STS Jambi. “Nama saya Muhammad Rizki Isfandi, semoga saya bisa lulus, bisa mejadi mahasiswa uin sts jambi pada Prodi PAI, dan suatu saat bisa membantu mengajar dimanapun.” kata Muhammad Rizki Isfandi.

Ketua Koordinasi Pusat Kajian Gender, Anak dan Disabilitas UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D, menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti jalur difabel pada seleksi UM-PTKIN tahun ini. “Ada 11 orang peserta calon mahasiswa baru jalur difabel, proses nya melalui wawancara secara langsung dan ada yang melalui zoom. Wawancara akan dilakukan bersama Ika Noor Hidayati, S.Pd.Gr dari SLB Sri Soedwei” jelas Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D.

Pelaksanaan seleksi jalur difabel ini menjadi wujud komitmen UIN STS Jambi dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sehingga mereka memperoleh kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan dan mengembangkan potensi diri di perguruan tinggi.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.