Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Perkuat Mutu Akademik dan Akreditasi Unggul, Pascasarjana UIN STS Jambi Gelar Workshop VMTS

JAMBI – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Workshop Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS), Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan arah strategis dan peningkatan mutu akademik Pascasarjana UIN STS Jambi.

Hadir Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr. Pahmi, yang mewakili rektor. Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan pascasarjana, ketua dan sekretaris program studi, dosen, alumni, pengguna lulusan, serta sivitas akademika Pascasarjana.

Dalam sambutannya, Dr. Pahmi mengaitkan pelaksanaan workshop dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional. Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan harus terus bergerak maju melalui inovasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut dia, Pascasarjana memiliki posisi strategis dalam mencetak lulusan unggul dan berdaya saing global. Namun, lulusan tersebut tetap harus berakar pada nilai-nilai keislaman. “Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus kita maknai sebagai dorongan untuk terus memajukan pendidikan,” ujar WR II.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membangun generasi masa depan. Karena itu, penguatan visi dan arah pengembangan akademik menjadi sangat penting.

Selain itu, Pahmi juga menyoroti implementasi kurikulum cinta dalam proses pendidikan tinggi. Pendekatan tersebut menekankan nilai kasih sayang, empati, dan pembentukan karakter mahasiswa.

Menurut dia, kurikulum cinta menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang humanis. Pendekatan itu juga dinilai selaras dengan visi besar UIN STS Jambi. “Kita ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd, mengatakan workshop VMTS merupakan bagian penting dalam penjabaran visi institusi. Ia menilai visi kampus harus diterjemahkan secara operasional hingga tingkat program studi. “VMTS yang kita rumuskan hari ini adalah turunan langsung dari visi UIN STS Jambi,” ujar Risnita.

Ia menjelaskan, visi universitas kemudian diturunkan kembali menjadi visi keilmuan pada masing-masing program studi. Dengan demikian, seluruh lini akademik memiliki arah pengembangan yang selaras.

Selanjutnya, Risnita juga memaparkan perkembangan Pascasarjana UIN STS Jambi dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, Pascasarjana telah memiliki 11 program studi aktif. Dari jumlah tersebut, tujuh program studi merupakan program lama yang terus berkembang. Sementara itu, enam program studi telah meraih status akreditasi unggul.

Adapun satu program studi lainnya masih menjalani proses akreditasi dengan target capaian unggul. Menurut Risnita, pencapaian tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam menjaga mutu akademik. “Kita terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan daya saing Pascasarjana,” katanya.

Ia menambahkan, capaian akreditasi unggul bukan sekadar target administratif. Lebih dari itu, status tersebut mencerminkan mutu akademik dan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi.

Workshop VMTS tersebut juga menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Deni Kamaludin Yusuf, M.Ag., CIFA. Ia adalah akademisi dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung sekaligus asesor BAN-PT.

Kehadiran Prof. Deni memberikan perspektif strategis dalam penyusunan dan penyempurnaan VMTS. Materi yang disampaikan berfokus pada keselarasan standar akreditasi nasional dengan tantangan global pendidikan tinggi.

Melalui workshop ini, Pascasarjana UIN STS Jambi berharap mampu menghasilkan rumusan VMTS yang adaptif dan terukur. Selain itu, hasil workshop dapat memperkuat posisi Pascasarjana sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses